SUARA GARUT - Banjir bandang Sungai Cimanuk Garut pada Tahun 2016 dan 2022 menjadi sejarah yang tak akan terlupakan oleh warga.
Peristiwa ini, menjadi yang terbesar selama berdirinya kota dodol ini karena merenggut puluhan korban jiwa.
Saat ini, sejumlah komunitas warga bahu membahu melakukan pelestarian di bantaran Sungai Cimanuk dengan cara melakukan penanaman pohon.
Salah satunya dilakukan oleh sekolah Sungai Cimanuk dengan menyemarakkan gerakan penanaman satu juta pohon yang dilaksanakan di Kampung Neglasari, Dusun 03, Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Ketua Sekolah Sungai Cimanuk, Mulyono Khadafi mengatakan, pelaksanaan gerakan penanaman sejuta pohon ini dikonsentrasikan di sepanjang bantaran Sungai Cipandai dan Sungai Cikeruh yang merupakan anak sungai dari Sungai Cimanuk.
“Ini anak-anak sungai tersebut sudah tidak ada pohon kerasnya, yang dikhawatirkan kalau tidak ada pohon keras semacam itu dampak tererosi gitu kan, dan sungai akan menjadi dangkal dan terjadi banjir kalau hujan kalau kemarau sungai jadi kering,” katanya.
Kegiatan ini, tutur Mulyono, semata-mata mengajak para stakeholder menerapkan pembangunan dengan wawasan lingkungan yang sesuai dengan visi misi Kabupaten Garut.
“Saya selaku NGO dari Sekolah Sungai Cimanuk dan rekan Satgas Cimanuk bersih menindaklanjuti supaya betul-betul pembangunan itu ada dalam kawasan lingkungan. Tidak serta-merta ada gedung megah, ada bangunan megah ini kan tidak bisa menyerap udara, kalau bangunan sederhana tapi pepohonan rindang ini akan justru lebih segar seperti itu,” katanya.
Ia berpesan kepada seluruh masyarakat bisa dapat menjaga bumi dengan baik, karena seluruh manusia merupakan anggota dari bumi.
Ia juga berharap, dengan adanya kerja sama antara Sekolah Sungai Cimanuk dan Satgas Cimanuk Bersih dapat menumbuhkan rasa cinta masyarakat terhadap alam.
Mulyono mengaku prihatin atas terjadinya banjir bandang di tahun 2016 dan tahun 2022 yang lalu. Hal ini mengingatkan agar semua warga harus betul-betul peduli terhadap pelestarian lingkungan.
Sementara itu, Kepala Badan Bakesbangpol atas nama Pemerintah Kabupaten Garut sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini dalam rangka melestarikan ekosistem Sungai Cimanuk.
“Kegiatannya yang salah satunya adalah upaya untuk melestarikan ekosistem Sungai Cimanuk melalui penanaman pohon di hulu-hulu sungai sehingga kelestarian kesediaan air Sungai Cimanuk tetap terjaga. Dan dengan menanam pohon ini juga akan meningkatkan kualitas oksigen di sekitar lingkungan ini,” ucapnya.
Ia mengimbau kepada warga terutama masyarakat yang tinggal di bantaran kali atau Sungai Cimanuk untuk tetap menjaga kebersihan dan kelestarian sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan.
“Untuk tetap menjaga kelestarian terutama tidak membuang sampah ke sungai karena itu yang akan berdampak yang pertama ancaman banjir, yang kedua akan juga terjadi kerusakan ekosistem sungai,” pungkasnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
DPR Sentil OPK BPJS-TK Jalan di Bara Api: Materi Tak Relevan Tak Perlu
-
DPRD DKI Kebut Penyelesaian 220 Ribu Berkas Tanah, Sertifikat Warga Jadi Taruhan
-
Wali Kota Bandung Ngamuk Gegara Penebangan Pohon: Jangan Ketawa Lu, Gue Segel Ini Tempat!
-
Bela Prabowo, Hasan Nasbi: Yang Dimaksud Kelompok Pembuat Gaduh
-
Geger! Penemuan Mayat Terendam di Cianjur, Berawal dari Sepasang Sepatu Bot
-
BGN Curiga Ada Oknum di Balik Dana Rp311,2 Miliar Nyasar ke Rekening SPPG Bermasalah
-
Reuni Taufik Hidayat vs Lin Dan di Jakarta! 7 Peraih Emas Olimpiade Ramaikan Shuttle Open 2026
-
Heboh Isu Nikita Mirzani Diintimidasi di Penjara, Pihak Rutan Buka Suara
-
Bukan Sekadar Jago Debat, Ini Cara Mencetak Calon Diplomat dan Pemimpin Masa Depan Sejak Dini
-
Bulog Edukasi Masyarakat Kenali Mutu Beras, Pastikan Masyarakat Mendapatkan Informasi Tepat