SUARA GARUT - Jawa Barat adalah salah propinsi di pulau Jawa yang banyak didatangi para perantau dari berbagai daerah di Indonesia.
Hal ini karena sumber lapangan kerja, terutama pada industri manufaktur, relatif tersedia lebih banyak di kawasan di Jawa Barat menjadi target pecari kerja.
Akibatnya timbul opini jika biaya hidup di Jawa Barat mahal.
Namun dugaan tersebut tidak sepenuhnya benar, karena ternyata masih ada lima daerah di Jawa Barat yang biaya hidupnya rendah.
Menurut penelusuran rata-rata pendapatan pengeluaran per kapita per bulan tahun 2022 adalah Rp.1.437.000. Dilansir dari kanal youtube Sapu Jagat, beberapa kota di bawah ini berbiaya hidup murah. Berikut daftarnya.
1. Kota Banjar
Kota di ujung timur Jabar ini memiliki pengeluaran per kapita untuk makanan dan non makanan sebesar Rp.1.268.000. Dengan rincian 51,51% untuk kebutuhan pokok makanan dan 48,49% untuk non makanan.
2. Tasikmalaya
Pengeluaran per kapita warga Tasikmalaya tahun 2022 untuk makanan dan non makanan sebesar Rp. 1.292.000, dengan rincian sebanyak 51,93% untuk kebutuhan makanan dan 48,07% untuk non makanan.
3. Sukabumi
Sukabumi menempati ranking ke tiga di Jawa Barat dengan biaya hidup termurah tahun 2022. Yaitu sebesar Rp. 1.479.000 per bulan untuk makanan dan non makanan.
Rinciannya adalah 44,27% untuk makanan dan 54,73% untuk non makanan.
4. Cirebon
Kota udang ini menempati urutan keempat, kota berbiaya murah di Jawa Barat tahun 2022. Pengeluaran per kapita warganya mencapai Rp. 1.559.000,dengan rincian 45,43% untuk makanan dan 54,57% untuk non makanan.
5. Bogor
Kota di wilayah selatan Jakata menempati urutan kelima dengan biaya hidup temurah di Jawa Barat tahun 2022. Pengeluaran per kapita tiap bulannya untuk makanan dan non makanan sebesar Rp. 1.791.000 dengan rasio 41,94% untuk makanan dan 58,06% untuk non makanan.
Itulah 5 kota di Jawa Barat yang cenderung memiliki biaya hidup termurah di Jawa Barat. Bagi yang berencana mencari penghidupan di Jawa Barat, kelima kota ini dapat menjadi pertimbangan. (*)
Baca Juga: Ganjar Capres Nomor 1 di Rakernas Partai Buruh, Said Iqbal: Tapi Belum Diputuskan
Editor: Farhan
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Menaker Sambangi PT Bukit Asam, Tegaskan Pentingnya SDM Unggul dan Keselamatan Kerja
-
Semen Baturaja Buka Suara soal Penetapan Tersangka oleh Kejati Sumsel, Tegaskan Komitmen GCG
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Kansas City Diserbu 650 Ribu Fans Piala Dunia 2026, Pemkot Gratiskan Alat Transportasi Publik
-
Mencekam! 9 Fakta Bus Terjun ke Sungai di Tanggamus Saat Lewati Jembatan Gantung
-
Pemprov Sumbar Bongkar Bangunan Langgar RTRW di Batang Anai, Eksekusi Mulai 16 Februari
-
7 Fakta Mengejutkan Penangkapan Dua Oknum TNI di Babel, Diduga Terlibat Pengiriman Timah
-
Kronologi Penerima Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Tewas Usai Tabrakan di Pacitan
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak