SUARA GARUT - Semenjak Sayyid Zulfikar Basyaiban melantunkan shalawat asygil bersama tiga anak berkebutuhan khusus dalam peringatan satu abad NU di Sidoarjo itu viral, banyak orang yang ingin mengetahui asal muasal dirinya.
Banyak dari kalangan warga Nahdlatul Ulama atau dikenal dengan nahdliyin memanggil Sayyid Zulfikar sebagai habib, namun tidak sedikit orang yang menentang bahkan menganggap bahwa dirinya adalah habib palsu.
Hal demikian terjadi karena keturunannya tidak tercatat di rabithah alawiyah, sehingga ia tegaskan marganya bukan basyaiban balawi dari Yaman. Ungkapnya dalam video tiktok NU Online yang dimuat pada hari Senin, 1 Mei 2023.
Video itupun sudah dilihat lebih dari 416.600 kali dan disukai oleh 30ribu pengguna tiktok.
Menurutnya, Basyaiban sendiri berawal dari marga Asy Syaibani, karena sudah sangat lama, sehingga di Indonesia dikenal dengan marga Basyaiban.
"Basyaiban sendiri berawal dari marga Asy Syaibani, karena sudah lama bertahun-tahun, sehingga di Indonesia dikenal dengan marga Basyaiban." ujarnya
Iapun bersama keluarga yang lain melakukan koordinasi dengan keluarga satu nasab yang ada di negara lain untuk memberikan pendapat tentang baiknya marga Basyaiban yang ada di Indonesia.
"Kami melakukan koordinasi dengan keluarga Basyaiban yang ada di Damaskus, Turki, Magrib, dan Mekah untuk memberikan pendapat tentang keluarga Basyaiban yang ada di Indonesia." tutur pria yang pernah berduet dengan Adi MS.
Kesimpulan dari hasil koordinasi tersebut, Sayyid Zulfikar diberi petunjuk untuk keluarga yang ada di Indonesia durriyah dari Sayyid Sya'duddin al Jabawi asy Syaibani al Idrisi al Hasani di tambah nama menjadi asy Syaibani al Idrisi, atau Basyaiban al Idrisi.
Baca Juga: Dolar AS Ditinggalkan, Transaksi Dagang RI-Korsel Resmi Pakai Rupiah dan Won
Iapun menjelaskan ada dua Basyaiban yang ada di Indonesia, yakni Basyaiban Balawi yang dikenal dengan Habib dan Basyaiban al Idrisi yang dikenal dengan Sayyid Syarif atau Asyrof.
Bahkan banyak orang yang menganggap bahwa ia bukan habib, ia jelaskan akun medsosnya dirinya memang bukan dari golongan habib, namun dari golongan sayyid syarif.(*)
Editor: Farhan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Puluhan Lansia di Prabumulih Dapat Layanan Kesehatan Gratis, Menjaga Tetap Sehat di Usia Senja
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok
-
Javaco Hadir di Palembang, Pengrajin Lokal Jadi Fokus Lewat Program Suara Jagoan
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Akhir Penantian 40 Hari, 443 Jemaah Haji Asal OKU Timur Kembali ke Pelukan Keluarga
-
Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN