SUARA GARUT - Usulan perubahan penempatan CPPPK Guru formasi 2022, hingga saat ini masih menyisakan tanda tanya besar.
Padahal, pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH), sebagai syarat ajuan NI PPPK tersisa dua hari kedepan sejak, hari ini, Selasa, (2/05/2023).
Sedangkan dalam pengisian DRH, ada format data yang harus di isi, yakni lokasi penempatan yang dilamar.
Kondisi tersebut, tentu membuat sebagain pelamar yang tengah mengisi DRH merasa risau.
Meski begitu, progres pengisian DRH di Kabupaten Garut seperti yang di rilis Fagar, sudah mendekati angka 75 persen.
Sebenarnya, kata salah satu guru yang enggan disebutkan namanya, tidak keberatan kalau hasil ajuan perubahan penempatan tidak di acc kemendikbudristek.
Namun yang membuat mereka bingung, keputusan atau jawaban dari Kemendikbudristek hingga saat ini belum jelas.
Mereka bukan mempermasalahkan terkait jarak yang jauh, karena sepakat dengan surat pernyataan poin lima.
Namun jika ditempatkan, ditempat yang rasio gurunya kurang rasional, membuat jadi tidak proporsional.
Misalnya, di salah satu sekolah, terdapat guru yang mengampu bidang study Pendidikan Agama Islam, dengan status ASN.
Sementara jumlah rombel dan siswa tidak memungkinkan untuk berbagi jam pelajaran maka dampaknya, guru yang akan ditempatkan disekolah tersebut tidak kebagian jam pelajaran.
Di Kabupaten Garut, jumlahnya cukup banyak, seperti halnya di Kabupaten Tasikmalaya.
Forum Guru Honorer Tenaga pendidik dan kependidikan Kab Tasikmalaya menyebutkan, ada tujuh guru CPPPK yang memenuhi kriteria untuk diusulkan perubahan penempatanya.
Akan tetapi, seperti di daerah lain, kepastian kejelasan dari Kemdikbudristek belum ada.
"Disulkan oleh Dinas sudah, namun di sscasn penempatanya masih sama, atau belum berubah," kata Ketum FHGTK Tete Suherman, Selasa, (2/05/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
IHSG Belum Aman, MNC Sekuritas Prediksi Koreksi Berlanjut Sebelum Menguat
-
Piala Dunia 2026 Ubah Wajah Sepak Bola: Dari 2 Babak Jadi 4 Babak, Inovasi atau Ancaman?
-
Jurgen Klopp Semprot Van der Vaart Usai Kritik Pedas Van Dijk di Piala Dunia 2026
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Cetak Gol Tendangan Roket ke Gawang Irak, Mbappe Selisih 3 Gol dari Messi
-
Lionel Scaloni Blak-blakan: Argentina Lolos ke 32 Besar, Tapi Masih Banyak PR
-
Cristiano Ronaldo Baru 8 Gol, Messi 18 Gol, Miroslav Klose: Selamat Champ!
-
Pelatih Paraguay Serang FIFA: Piala Dunia 2026 Hanya untuk Orang Kaya Esensi Hilang
-
Pengakuan Jujur Lionel Messi Usai Menyandang Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia