SUARA GARUT - Memasuki usia 30 tahun, tubuh mulai mengalami berbagai macam perubahan hormonal.
Salah satunya perubahan pada wajah, mulai mengalami kerutan, munculnya flek pada wajah dan muncul tanda-tanda penuan lainnya.
Kondisi ini juga dapat dipicu oleh berbagai faktor, antara lain obesitas, paparan sinar UV yang berlebih, stres, polusi, hingga kebiasaan merokok.
Maka tidak heran jika banyak yang menawarkan perawatan khusus untuk wanita-wanita yang memasuki usia 30-an.
Dilansir garut.suara.com dari youtube dr.Rosita Megawati, berikut empat perawatan penting yang harus wajib dilakukan.
1. Basic Skincare
Basic skincare adalah rangkain perawatan kulit paling dasar untuk membersihkan, melembabkan, dan mengatasi masalah kulit.
Harus rutin pakai sunscreen, memilih facial wash yang tepat, serta rutin menggunakan cream malam.
2. Goog Life Style
Memasuki usia 30 tahun kita sudah wajib untuk mengatur pola makan hidup sehat, rajin berolahraga, dan cukup istrhat.
Bisa juga dibantu dengan mengkonsumsi suplemen yang bisa mbantu meningkatkan kesehatan kulit, seperti vitamin C, glutation, vitamin yang mengandung asam amino.
3. Clinical Treatment
Permasalahan kulit diusia 30 tahun tidak bisa hanya diatasi dengan skincare, diusia ini elastisitas kulit sudah mulai menurun, lakukan treatment-treatment yang dapat merangsang kolagen dibagian dermis, seperti RF, laser, skinbooster ataupun salmon DNA.
4. Botox
Botox adalah obat untuk mengurangi kerutan diwajah, serata untuk mengobati migrain kronis, kaku otot atau overactive bladder. Diusia 30-an akhir botox bisa dibilang sebagai kebutuhan premier karena dapat mencegah terjadinya kerutan.
Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter untuk mendapat hasil yang lebih memuaskan, dokter akan memberikan saran perawatan apa yang cocok untuk jenis kulit anda.(*)
Editor: Farhan
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026