SUARA GARUT - Seorang kepala sekolah di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan meregang nyawa setelah tertabrak mobil yang dikendarai Seorang anggota Polisi.
Korban bernama Yuharto yang bekerja sebagai Kepsek SD Negeri Pal 7 KM 7 Desa Lubuk Besar, Musi Rawas, Sumatera Selatan.
Ironisnya peristiwa itu terjadi saat korban hendak mengikuti aksi solidaritas membela seorang guru honorer bernama sularno yang di sidang di Pengadilan Negeri Lubuklinggau.
Seperti apa kronologi tertabraknya Yoharto berikut ulasannya:
Yuharto tertabrak mobil yang dikendarai seorang anggota Polisi di depan SPBU Pedang di Musi Rawas pada Selasa 2 Mei 2023 sekitar pukul 07:33 WIB.
Peristiwa itu terekam kamera CCTV dan disaksikan langsung oleh salah satu petugas keamanan SPBU bernama Din.
Menurut Din saat itu korban menggunakan sepeda motor dari arah Muara Beliti menuju Lubuklinggau.
Korban sempat masuk ke SPBU untuk mengisi bahan bakar kecelakaan itu terjadi setelah Yuharto selesai mengisi BBM dan hendak melanjutkan perjalanannya.
Ketika ke luar dari SPBU dan melintas di Jalan Raya tiba-tiba datang sebuah mobil dari arah Muara beliti dengan kecepatan tinggi dan menabrak Yuharto.
Baca Juga: 3 Rekomendasi Kanal YouTube bagi Pemula yang Ingin Mulai Kebiasaan Workout!
Saking kerasnya hantaman mobil tersebut menurut Din, motor yang dikendarai korban hingga terbelah menjadi dua.
Akibat kecelakaan itu korban langsung meninggal dunia di lokasi kejadian namun Din mengaku tidak mengetahui pasti luka apa saja yang dialami korban.
Dia hanya mengungkap tubuh korban hingga aspal sudah penuh darah. Din awalnya tidak mengetahui identitas korban. Ia hanya melihat Yuharto mengenakan pakaian dinas ASN.
Setelah itu lanjut Din anggota Satlantas Polres Musi Rawas tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan olah TKP sementara melalui akun Twitter @polda_sumsel kepolisian daerah Sumatera Selatan menyatakan Turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya Yuharto.
Akun itu menyebut perkara ini juga telah ditindaklanjuti korban sudah dikebumikan pada dua Mei 2023 dan pelaku atau penabrak telah diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Saat ini perkara sudah ditindaklanjuti untuk korban telah dikebumikan pada tanggal 2 Mei 2023 dan pelaku diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku tulis akun Twitter tersebut.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
4 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga Rp 300 Ribuan dengan Kualitas World Class
-
Tak Terima Ibunya Disebut 'Penyakitan', Pria di Pandeglang Cekik Kekasih hingga Tewas
-
Modus Licin Pengedar Cimahi, Sembunyikan Sabu di Tumpukan Beras Hingga Transaksi di Pos Satpam
-
PFI Bogor Gelar Bedah Foto APFI 2026, Soroti Risiko dan Etika Jurnalisme Visual Dunia
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless
-
Cuma di Jakarta, Penonton Konser Westlife Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif