SUARA GARUT - Sebagian daerah di Indonesia memang ada yang sudah selesai melakukan pengisian Daftar Riwayat Hidup ( DRH) NI PPPK 2022.
Sehingga sudah di gemborkan siap melantik dan menyerahkan SK ASN PPPK guru 2022.
Bahkan pihak BKN sebenarnya sudah menyatakan tidak akan memperpanjang jadwal pengisian DRH NI PPPK 2022.
Karena dikhawatirkan akan mengganggu jadwal rekrutmen ASN PPPK formasi 2023 yang sudah ramai juga di perbincangkan.
Faktanya BKN malah menerbitkan kembali surat yang berisi tentang penyesuaian kembali jadwal pengisian DRH.
Belakangan BKN melalui Keputusan terbaru Nomor 4648/B-MP.01.01/SD/D/2023 tertanggal 4 Mei 2023, jadwal tersebut diperpanjang.
Surat tersebut malah ditandatangani Deputi Bidang Informasi Kepegawaian (Sinka) BKN Suharmen.
Surat tersebut terkait penyesuaian tanggal usul penetapan NIP PPPK guru 2022 secara elektronik.
"Perpanjangan ini karena masih ada beberapa instansi belum menyelesaikan pengisian DRH.
Baca Juga: BNI Catat Pertumbuhan Transaksi LCS Sebesar 44,2%
Menurutnya, pengisian DRH NIP PPPK guru 2022, semula disampaikan mulai 15 April sampai 4 Mei 2023 diperpanjang hingga 13 Mei 2023.
Sedangkan Usul penetapan NIP PPPK, semula mulai 28 April, diperpanjang hingga 31 Mei 2023.
Dengan begitu, kabar rencana penyerahan SK, sebelum Juni 2023, bisa jadi terganngu, bahkan bisa jadi ASN PPPK Formasi 2022 batal gajian perdana bulan Juni 2023.
Disisi lain, Forum Honorer Non Kategori dua Indonesia seperti di sebutkan Raden Sutopo Yuwono, merasa senang dengan penyesuaian tersebut.
" Permintaan kami untuk diperpanjang akhirnya dikabulkan menjadi sembilan hari," kata Raden Sutopo dikutif dari halaman JPNN, Pada Jumat, (5/05/2023).
Semoga kata dia perpanjangan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh honorer yang masih proses DRH. (*)
Berita Terkait
-
Mantap! Lulusan SMA di Kabupaten Tasikmalaya Bisa Ikut Tes Seleksi ASN PPPK 2023, Syaratnya Ini
-
FHGTK Gelar Pertemuan Dengan BKPSDM, Bahas Formasi ASN PPPK 2023, Ajuanya Segini
-
Formasi Guru ASN PPPK di Kabupaten Tasikmalaya Melimpah Tahun Ini, FHGTK: Bupati Ade Sugianto Layak Menyandang Gelar Tangan Tuhan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati