/
Senin, 08 Mei 2023 | 08:28 WIB
MA Fauzaniyyah Garut terapkan disiplin pengelolaan sampah untuk siswa dan guru.(Foto: Ahmad Salim/SUARA GARUT)

SUARA GARUT - Kondisi cuaca panas ekstrem semakin menjadi, dimana kondisi tersebut telah memakan 13 korban jiwa di India.

Kondisi tersebut diperparah dengan banyaknya bencana banjir dan longsor di Indonesia akibat sampah dan pengalih gunaan fungsi lahan menjadi perkebunan.

Karena kondisi tersebut, MA Fauzaniyyah upayakan pengurangan sampah dengan menggalakkan kampanye kurangi sampah pada siswa dan masyarakat sekitar.

Kepala MA Fauzaniyyah Saepulloh sampaikan kepada garut.suara.com akan kampanye memerangi sampah dengan melakukan sosialisasi cara penanggulangan sampah dengan cara reduce, reuse dan recycle.

"Kami terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan siswa cara penanggulangan sampah dengan cara reduce, reuse dan recycle." Ujar pria yang juga alumni Pondok Pesantren Al Faaizin (Fauzan 4) Minggu  7 Mei 2023.

Selain itu, Saep sapaan akrabnya tegaskan bahwa bentuk kampanye kurangi sampah dilakukan juga dengan cara membuat aturan khusus penggunaan plastik oleh siswa.

Hal tersebut menurutnya merupakan bentuk ikhtiar yang dilakukan MA Fauzaniyyah untuk membentuk sikap siswa menjadi pecinta lingkungan.(*)

Editor: Farhan

Baca Juga: FSI: Gagasan Global Security Inisiative dari China Perlu Disikapi Secara Hati-hati

Load More