SUARA GARUT - Ditahun 2019 vape atau rokok elektrik sedang naik daun di Indonesia.
Apalagi dengan varian beberapa produk yang lebih simple dan stylise menambah luas tren rokok elektrik ini di kalangan masyarakat Indonesia.
Berikut ini beberapa fakta rokok elektrik vape:
1. Perbedaan Rokok dan Vape
Ada beberapa hal mendasar yang membedakan antara rokok dan vape :
1. Asap yang dihasilkan rokok berasal dari pembakaran tembakau sedangkan asap dari vape dihasilkan dari penguapan liquid secara elektrik, dari hal ini vape cenderung lebih aman karena tidak menghasilkan TAR (Total Aerosol Residu).
2. Kadar nikotin yang dihasilkan rokok dan vape itu berbeda, pengguna vape bisa mengatur kadar nikotin didalam liquid mereka mulai dari 0-50MG, sementara perokok tidak bisa mengatur nikotin dalam sebatang rokok, tetapi ditentukan oleh pabrik pembuat rokok yakni 1,2-3,8 MG.
3. Rasanya tentu berbeda secara mencolok, rokok hanya memiliki rasa tembakau yang dicampur cengkeh atau bahan lain, sedangkan vape sendiri memiliki banyak varian rasa, dari rasa buah hingga rasa kue.
2. Asal-Usul Vape
Menurut Consumer Advocates For Smoke Free Alternatif, Vape atau rokok elektrik ini sudah ada sejak tahun 1930, dibuktikan dengan dokumen paten atas nama Jhosep Robinson.
Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Perasaan Sakit Hati saat Orang Menilai Penampilan Kita
Ditahun 1965 Helbert A. Gilbert menjadi orang pentama yang mendapat paten dan menjadi orang pertama yang mengembangkan vapor, sayangnya ia tidak berhasil mengembangkan rokok elektrik karena berbagai kendala.
Ditahun 1978 seseorang bernama Pill Rey hadir dengan vapornya, kemudian ditahun 1990 saat isu anti tembakau menyebar keseluruh dunia semua orang berlomba-lomba menciptakan rokok elektrik.
Sampai ditahun 2003, Hon Lik pengusaha asal China menciptakan rokok elektrik pertamanya bernama "Ruyan", yang menjadi batu loncatan industri vape hingga sekarang.
3. Bahaya Rokok atau Vape
Kandungan dalam vape hampir sama dengan rokok tembakau seperti, nikotin, asetaldehida, akrolein, diasetil dan logam berat.
Dengan kandungan zat berbahaya yang sama, bahaya vaping dengan rokok tembakau itu sama. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Banjir Hoki, 4 Shio Ini Diperkirakan Bernasib Baik pada 17 Mei 2026
-
Terpopuler: 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Bolehkah Kurban Utang atau Nyicil?
-
Masih Nongkrong di Kafe Saat Rupiah Anjlok? Pikirkan Lagi, Ini Risikonya buat Anak Kos
-
Datangi Lokasi Film Horor Salmokji, Frislly Herlind Kesurupan: Katanya Aku Harus Mati
-
Hasil BRI Super League: Kalahkan Dewa United, Persis Solo Jaga Asa untuk Bertahan
-
Buktikan Kualitas, Skuad Muda Kendal Tornado FC Borong Penghargaan di EPA Championship
-
Panik Anabul Sering Pilih-Pilih Pet Food? Ternyata Ini 5 Alasannya
-
Efek 'Semua Akan Baik-Baik Saja': Film Baim Wong Ini Sukses Bikin Penonton Minta Maaf ke Orangtua
-
Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026
-
Niat Puasa Dzulhijjah 10 Hari Pertama 2026, Bacaan Arab dan Latin Lengkap