SUARA GARUT - Pengungkapan kasus perdagangan orang di Filipina belakangan ini tengah ramai menjadi perbincangan khalayak.
Awal mula penggerebekan markas mafia ini, dilakukan setelah duta besar Indonesia meminta bantuan untuk menyelamatkan warga negaranya.
Banyak dari korban-korban ini adalah mereka yang terjebak lowongan bekerja ke luar negeri dengan diiming-imingi gajih dan bonus yang besar.
Setelah sampai dinegara tujuan mereka disekap, di perbudak dengan bekerja selama 18 jam dan selalu diawasi dan dipantau CCTV, mereka dipekerjakaan sebagai penipu atau scammer.
Dikutip dari chanel YouTube Uya uya TV , Uya kuya mewawancarai korban tindak pidana perdagangan orang atau disebut human trafficking yang berhasil kabur dari mafia-mafia di Filipina.
"Saya ngelamarnya sebagai asisten marketing, pas penjelasan dia bilang kerjaan kita buat cari nomor telpon orang US, pas sampai disana kita dibohongi, kita semua disuruh jadi marketing, marketing disini tanda kutipnya kita harus cari korban". kata Samuel
Ternyata banyak pelaku-pelaku tindak pindana perdagangan orang ini adalah orang yang berasal dari Indonesia.
"Orang indonesia itu rata-rata Leader, itu berarti pelaku kejahatan juga berarti kan." ujar Uya Kuya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim