GARUT SUARA - Pada umumnya area pemakaman atau pekuburan merupakan tempat yang dianggap sakral.
Bahkan, tak sedikit yang menganggap area pemakaman sebagai tempat yang menyeramkan karena tempatnya dikubur jasad manusia yang telah meninggal dunia.
Namun, anggapan tersebut sedikit terbantahkan jika kita menengok kawasan perkampungan nan asri di Kampung Pangkalan, Desa Malausma, Majalengka, Jawa Barat
Berada di kawasan perbukitan nan sejuk, kampung ini terbilang kawasan indah dengan pemandangan hamparan area persawahan yang membentang luas.
Saat memasuki area perkampungan tersebut, Youtuber pemilik akun Rahmat Chanel menyusuri jalan setapak seraya menyorotkan kameranya ke sekeliling perkampungan.
Ada yang berbeda dengan pemandangan di kampung ini. Nyaris di setiap halaman rumah warga ada area pekuburannya.
Sang Youtuber pun terheran-heran. Kok bisa di kampung ini warganya begitu akrab dengan area pemakaman.
Dalam komentar reportasenya Rakhmat berujar, " Kampung ini unik ya, coba lihat itu banyak kuburan hampir di area rumah warga,' tutur sang Youtuber, seraya terus menyortkan kameranya ke sekeliling kampung.
Penasaran dengan keunikan kampung ini. Rahmat mencoba bertanya kepada salah seorang warga sekitar yang ditemuinya.
Baca Juga: 6 Cara Efektif Menggunakan Google Calendar untuk Meningkatkan Produktivitas
"Mang, itu makam siapa saja ? " tanya Rahmat. Warga tersebut hanya menjawab, " Itu biasa kuburan keluarga," tukasnya.
Belum jelas detail informasi kenapa warga di kampung tersebut begitu mengakrabi pemakaman, sehingga bisa berada di hampir setiap rumah.
Pemilik akun YouTube Rahmat Chanel dalam reportasenya biasa membuat konten video gadis dan janda desa.
Namun, untuk konten video di kampung yang sarat pekuburan ini ia memilih tak melanjutkan hunting video gadis atau janda desa.
Sang Youtuber memutuskan hanya merekam suasana perkampungan saja. (*)
Editor: Farhan
Berita Terkait
-
Kisah Pilu Ustadzah Cantik dari Majalengka Meraih Gelar Sarjana Sambil Besarkan Adik-adiknya, Akhirnya Dapat Hadiah Motor dari Pengusaha Malaysia
-
Miliki Hati Yang Tulus, Meski Berkali-Kali di Hujat, Masyarakat Lampung Belum Siap Jika Presiden Jokowi Digantikan
-
Kades di Majalengka Bebaskan Warganya dari Jeratan Rentenir, Netizen: Kades di Daerahku Nongol Saat Pemilihan
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN