Nah, di sejumlah wilayah tatar Sunda jaman dulu, atau bahkan jaman sekarang, kata "Awewe" atau panggilan pendeknya "Ewe" adalah kata biasa saja, karena memang itu kata panggilan untuk perempuan Sunda.
Misalnya, dalam bahasa Sunda di satu wilayah teetentu dengan menggunakan dialek nya.
Ada kalimat yang biasa dilontarkan untuk kaum lelaki dan perempuan, seperti ini :
" Ari maneh geus ewean?'"
Kkalimat di atas biasa dilontarkan untuk kaum lelaki yang artinya sama sekali tidak jorok.
Artinya '*Apakah kamu sudah beristri?"
Dan, begitupun ada lontaran kata tanya untuk kaum perempuan yang berkaitan dengan kata 'lalaki' . Seperti ini :
"Ari maneh geus lakian?" atau "Ari maneh geus boga lalaki ?"
Kata tanya di ataa itu pun artinya sama sekali tidak jorok.
Baca Juga: Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono Dicekal KPK ke Luar Negeri
Artinya "Apakah kamu sudah bersuami?" atau "'Apakah kamu sudah punya cowok?"
Kembali ke nama Gunung Eweranda di Sukawening. Jika dimaknai dalam bahasa dan literasi yang cukup, Eweranda bisa diartikan dalam bahasa Indonesia ; " Seorang Perempuan yang Menjanda "
"Ewe" dalam bahasa Sunda kependekan dari kata "Awewe" yaitu perempuan.
Sementara "Randa" atau sebagian orang Sunda menyebutnya "Rangda" arttinya adalah Janda.
Sementara itu, terkait sejarah dan asal usul nama Gunung Eweranda hingga saat ini belum bisa dipastikan validitasnya.
Hanya saja, menurut warga sekitar, konon nama Eweranda disematkan untuk gunung tersebut hanya didapat dari dongeng mulut ke mulut..
Konon, pada zaman dahulu kala di kawasan gunung tersebut telah hidup seorang perempuan yang menjada di tengah hutan menyendiri.
Keseharian janda ini sangat rajin bercocok tanam berbagai macam tanaman di wilayah itu. Dan akhirnya di kemudian hari gunung di tempat itu dinamai Gunung Eweranda. (*)
Editor:farhan
Berita Terkait
-
Sunan Haruman Limbangan Waliyullah Asal Garut yang Masyhur pada Pertengahan Abad ke 17, Begini Riwayat dan Kiprahnya
-
Warga Negara Asing Serobot Lahan di Samarang Garut, Pemilik Tanah Segera Lapor Polisi, Ternyata Begini Modus Penipuannya!
-
Sebanyak 49 Calon Ketua PD Muhammadiyah Garut Siap Maju di Musda ke 14
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung