SUARA GARUT - Musyawarah Daerah (Musda) Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah ke 14 Kabupaten Garut, Jawa Barat yang akan berlangsung pada 19-21 Mei 2023 mendatang terlebih dahulu diawali dengan Rapat Pleno 1 melalui Daring yang berlangsung Sabtu 13/05/2023).
Menurut Ketua PD Muhammadiyah Garut, Yusup Safari, agenda Sidang Pleno 1 adalah laporan pertanggungjawaban Pimpinan Daerah Muhammadiyah periode 2015-2023.
"Alhamdulillah hampir semua Pimpinan Cabang sudah menerima laporan pertanggungjawaban," ungkap Yusup, di Kantor PD Muhammadiyah Jl. Pembangunan Garut, Sabtu (13/05 /2023).
Lanjut Yusup yang juga Sekretaris Dinas Pendidikan itu, Musda akan berlangsung mulai 19-21 Juni di PC Muhammad Kecamatan Wanaraja komplek Perguruan Muhammadiyah Bayubud .
Musda sendiri katanya, akan diikuti 411 peserta, terdiri dari pimpinan cabang, utusan dari 38 cabang, kemudian 215 pimpinan Ranting yang ada di Kabupaten Garut.
"Nanti di Musda itu agendanya membuat program Muhammadiyah ke depan, membahas rekomendasi rekomendasi, baik internal maupun eksternal Muhammadiyah. Kemudian membahas isu isu1 strategis baik yang ada di Garut, maupun isue secara nasional, kemudian dilanjutkan dengan pemilihan pimpinan secara formatur, " tuturnya.
Disebutkan Yusup yang juga akan kembali mencalonkan sebagai Ketua PD Muhammadiyah itu, saat ini terdapat 49 Calon.
"Jumlah calon itu sekarang ada 49 orang, awalnya yang mendaftar itu 100 orang tapi yang siap dipilih itu hanya 49. Nanti yang 49 ini akan dipilih oleh peserta Musda menjadi 13 orang, itulah yang dinamakan Pimpinan Harian," paparnya.
Lanjutnya, yang 13 pimpinan harian ini akan memilih ketua, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Garut Peride 2023 - 2028.
Baca Juga: 6 Cara Efektif Menggunakan Google Calendar untuk Meningkatkan Produktivitas
Dijelaskannya, untuk menjadi Ketua PD Muhammadiyah itu ada syarat utama yakni tidak boleh rangkap jabatan dengan jabatan partai politik manapun.
Juga tidak boleh rangkap jabatan dengan Pimpinan amal usaha Muhammadiyah, misalnya dengan kepala sekolah SMP/SMA Muhammadiyah, atau kepala Rumah Sakit Muhammadiyah dan amal Usah Lainnya. (*)
Editor:Farhan
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Jateng Dikepung Zona Megathrust dan Sesar Aktif, Wakil Ketua DPRD: Warga Harus Waspada!
-
4 Penyebab HP Android Lemot yang Sering Tak Disadari, Cek Sebelum Makin Parah
-
8 Aturan Menata Sofa Menurut Feng Shui agar Tidak Menghambat Energi
-
35 Ucapan HUT RI ke-81, Penuh Semangat dan Cocok Dibagikan di Media Sosial
-
KKN Berubah Jadi Misi Kemanusiaan, 61 Mahasiswa UMY Bertahan di Tengah Bencana NTT
-
Siapa Pembawa Baki Tahun Ini? Ini Dia Sosok Celine Olivia dari Tim Paskibraka 'Indonesia Berdaulat'
-
Wajah Baru Way Kambas: Ambisi Lampung Membangun Surga Gajah Kelas Dunia
-
Cara Meratakan Skin Tint Pakai Jari atau Spons? Ini Bedanya
-
Motul Indonesia Dukung Gaya Hidup Roda Dua di Mozia MotoFest 2026
-
Mitos PTN vs PTS: Label Kampus Tak Pernah Menjamin Otakmu Berkelas