SUARA GARUT - Satuan Lalulintas Polres Garut kembali memberlakukan tilang manual bagi pelanggar Lalulintas. Tilang ini mulai diberlakukan pada 1 Juni mendatang.
Tak hanya di Garut, tilang manual juga akan diberlakukan di 27 kota/Kabupaten yang ada di bawah naungan Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat. Namun meski begitu, tilang elektronik juga masih tetap diberlakukan.
Menurut Kasat Lantas Polres Garut, AKP Undang Syarif Hidayat, alasan pemberlakukan kembali tilang manual ini karena ada beberapa pelanggaran lalulintas yang tidak dapat dilakukan penindakan dengan menggunakan elektronik.
Pelanggaran itu diantaranya, tidak memasang plat nomor kendaraan, berkendara sambil menggunakan handphone dan memakai knalpot bising.
Tak hanya itu selama pemberlakukan tilang elektronik di Garut, angka pelanggaran meningkat hampir 80 persen. Bahkan angka kecelakaan pun meningkat sebesar 50 persen.
Alasan tingginya pelanggaran dan kecelakaan itu karena polisi hanya melakukan peneguran saja. Selama satu bulan Satuan Lalulintas Garut menegur pengendara sebanyak 6 ribu orang.
Selain itu, banyak pula masyarakat yang tidak mengindahkan surat tilang elektronik, karena kendaraannya telah dijual.
"Selama tidak diberlakukan tilang manual kemarin, masyarakat bisa bebas berlalu lalang tidak menggunakan helm, mungkin dianggap polisi bageur (baik) karena tidak ada penindakan hanya berupa teguran," ujar Undang kepada wartawan di Mapolres Garut, Selasa, 16 Mei 2023.
Meski tilang manual diberlakukan, namun pengawasan kepada anggota polisi tetap diberlakukan. Polisi yang melakukan penilangan harus memiliki sertifikasi, dan tidak ada sidang di tempat atau titip sidang. (*)
Baca Juga: Keberadaan Sepeda Listrik Kini Jadi Tren di Kalangan Emak-emak
Editor: Farhan
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia
-
5 Fakta Bus PO Anugrah Terguling di Gumay Talang Lahat, Puluhan Penumpang Dievakuasi
-
Kejaksaan Geledah Kantor Dinas ESDM Kaltim Terkait Korupsi Tambang
-
Membangun Ekosistem Kopi di Lereng Salak, Tempat Petani Jadi Jantung Rantai Nilai
-
Bareskrim Bongkar Peredaran 14 Ton Daging Domba Australia Kedaluwarsa di Jakarta-Tangerang
-
Menlu Iran Abbas Araghchi: Tak Ada Gencatan Senjata, Pembalasan Akan Terus Berlanjut!
-
250 Warga Mudik Gratis, 7 Bus Diberangkatkan ke Aceh hingga Sumbar
-
Istri Dipecat karena Diadukan Kerja Tak Beres, Suami Aniaya Karyawan Indomaret
-
7 Fakta Kelam Penyekapan Lansia di Cileungsi: Dari Motif Hingga Wajah Sang Eksekutor
-
3 Bintang Timnas Indonesia yang Punya Kans Main di Liga Champions Musim Depan