SUARA GARUT - Pengguna android baru-baru ini dibuat resah terkait dengan serangkaian kasus penipuan skimming melalui pesan undangan di WhatsApp.
Yusep Maulana, seorang pakar IT asal Garut membongkar modus penipuan skimming melalui pesan undangan online.
Setelah melakukan analisa, pakar IT tersebut menemukan bahwa para pelaku penipuan ini menggunakan website palsu sebagai tampilan undangan online.
"Setelah pengguna membuka undangan online, aplikasi tersebut secara otomatis akan mengubah dirinya menjadi sebuah aplikasi Android melalui APK," Papar Yusep kepada garut.suara.com, Selasa, 23/05/2023.
Aplikasi tersebut akan meminta 3 izin akses, yang berarti aplikasi tersebut dapat menerima dan mengirim SMS, mengakses internet, bahkan membaca SMS yang masuk pada perangkat pengguna.
"Dalam kode listing yang berhasil dianalisis, terungkap bahwa file aplikasi tersebut mencuri One-Time Password (OTP) yang dikirimkan melalui SMS oleh pemilik perangkat. Data hasil curian kemudian dikirimkan ke akun telegram milik pelaku kejahatan," Paparnya.
Menurut analisanya, kelompok penjahat yang menggunakan modus ini memiliki kesamaan dengan ribuan kasus penipuan kurir online yang sempat viral beberapa bulan yang lalu.
Para pelaku hanya mengganti casing metode penipuan mereka, kali ini dengan memanfaatkan undangan online.
Untuk melindungi diri dari serangan penipuan semacam ini, Yusep menyarankan beberapa langkah pencegahan yang penting.
Baca Juga: Buntut Rasisme di Mestalla: Kartu Merah Vinicius Jr Dicabut, Tribun Mario Kempes Ditutup
Pertama, pastikan untuk selalu memverifikasi keaslian undangan online sebelum mengklik tautan atau mengunduh aplikasi.
"Periksa dengan cermat izin akses yang diminta oleh aplikasi sebelum mengizinkannya. Jika ada permintaan akses yang mencurigakan, lebih baik untuk tidak melanjutkan instalasi aplikasi tersebut," Katanya.
Selain itu, penting untuk selalu memperbarui perangkat lunak keamanan dan menghindari mengunduh aplikasi dari sumber yang tidak terpercaya.(*)
Editor: Farhan
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
PTBA Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 300 Hewan Kurban Disalurkan ke Berbagai Wilayah Operasional
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL