SUARA GARUT - Ratusan warga yang tergabung dalam aliansi warga Sukasono bersatu mendatangi kantor Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis 25 Mei 2023.
Kedatangan mereka untuk menyampaikan aspirasi menolak hasil pemilihan kepala desa (Pilkades) Desa Sukasono yang diduga adanya pelanggaran -pelanggaran yang dilakukan oleh salah satu calon juga panitia pemilihan.
Massa aksi sempat memaksa masuk ke Kantor Kecamatan, saling dorong pun terjadi antara aparat yang berjaga dengan warga. Mereka (massa) memaksa masuk dikarenakan pihak kecamatan tak kunjung menemui.
Pasalnya mereka sudah menunggu lama untuk mendengarkan hasil ataupun klarifikasi soal pengaduan dari salah satu calon Kepala Desa yang dirugikan.
Koordinator aksi tersebut, Yusuf mengatakan, kedatangan masyarakat kesini tidak lain hanya untuk menyampaikan ataupun menggugat nota keberatan daripada hasil Pilkades Desa Sukasono yang telah ditetapkan.
"Kami datang ke kantor kecamatan untuk menyampaikan ataupun menggugat nota keberatan kami daripada hasil Pilkades," ungkapnya.
Menurutnya, pada pelaksanaan Pilkades di Desa nya, diduga adanya aturan dilanggar oleh salah satu Calon Kepala Desa.
"Kami yang tergabung dalam aliansi warga Sukasono bersatu meminta kejelasan dari sub panitia Kecamatan dan sub panitia kabupaten atas apa yang terjadi sampai hari ini terkait dengan dugaan pelanggaran pilkades,"katanya.
Penolakan hasil Pilkades dituangkan dalam bentuk tanda tangan warga masyarakat, dimana itu sebagai wujud penolakan atas hasil Pilkades yang diduga memenuhi unsur-unsur kecurangan.
Baca Juga: Sering Dianggap Seksi Serta Menggairahkan, Seks Kasar dan Ganas Bisa Bahayakan Kesehatan Miss V Loh!
"Beberapa ribu masyarakat menolak hasil ini dan semua itu dituangkan dalam bentuk tanda tangan," ucap Yusuf.
Yusuf menjelaskan Pilkades Desa Sukasono diduga banyak kecurangan yang dilakukan oleh beberapa oknum, mulai dari panitia keberpihakan kepada salah satu calon, bahkan ada salah satu Anggota BPD dan Perangkat Desa yang masuk ke dalam WA Grup salah satu Calon yang terindikasi.
"Intinya kami semua menolak hasil Pilkades, dari mulai tahapan-tahapan kami tolak semua," ucapnya.
Sementara Camat Sukawening Jeje Zainal Abidin yang didesak warga akhirnya memberikan keterangannya, Pihaknya dalam hal ini Sub Panitia Kecamatan akan mendorong pengaduan dari salah satu Calon yang keberatan dengan hasil Pilkades.
Menurutnya, tentunya pihak kecamatan disini hanya menjadi bagian dari mediasi yang dituangkan dalam berita acara.
"Kami sudah mediasi tadi di dalam, kalau memang ini bisa diselesaikan disini Ya Alhamdulillah, tapi kalau tidak bisa, kami akan laporkan berita acara hasil mediasinya ke sub panitia tingkat kabupaten,"jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional