/
Kamis, 25 Mei 2023 | 21:07 WIB
Ratusan Warga Desa Sukasono Gelar Aksi, menolak hasil pilkades, di depan Kantor Kecamatan Sukawening, Kamis 25 Mei 2023.

SUARA GARUT - Ratusan warga yang tergabung dalam aliansi warga Sukasono bersatu mendatangi kantor Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis 25 Mei 2023.

Kedatangan mereka untuk menyampaikan aspirasi menolak hasil pemilihan kepala desa (Pilkades) Desa Sukasono yang diduga adanya pelanggaran -pelanggaran yang dilakukan oleh salah satu calon juga panitia pemilihan.

Massa aksi sempat memaksa masuk ke Kantor Kecamatan, saling dorong pun terjadi antara aparat yang berjaga dengan warga. Mereka (massa) memaksa masuk dikarenakan pihak kecamatan tak kunjung menemui.

Pasalnya mereka sudah menunggu lama untuk mendengarkan hasil ataupun klarifikasi soal pengaduan dari salah satu calon Kepala Desa yang dirugikan.

Koordinator aksi tersebut, Yusuf mengatakan, kedatangan masyarakat kesini tidak lain hanya untuk menyampaikan ataupun menggugat nota keberatan daripada hasil Pilkades Desa Sukasono yang telah ditetapkan.

"Kami datang ke kantor kecamatan untuk menyampaikan ataupun menggugat nota keberatan kami daripada hasil Pilkades," ungkapnya.

Menurutnya, pada pelaksanaan Pilkades di Desa nya, diduga adanya aturan dilanggar oleh salah satu Calon Kepala Desa.

"Kami yang tergabung dalam aliansi warga Sukasono bersatu meminta kejelasan dari sub panitia Kecamatan dan sub panitia kabupaten atas apa yang terjadi sampai hari ini terkait dengan dugaan pelanggaran pilkades,"katanya.

Penolakan hasil Pilkades dituangkan dalam bentuk tanda tangan warga masyarakat, dimana itu sebagai wujud penolakan atas hasil Pilkades yang diduga memenuhi unsur-unsur kecurangan.

Baca Juga: Sering Dianggap Seksi Serta Menggairahkan, Seks Kasar dan Ganas Bisa Bahayakan Kesehatan Miss V Loh!

"Beberapa ribu masyarakat menolak hasil ini dan semua itu dituangkan dalam bentuk tanda tangan," ucap Yusuf.

Yusuf menjelaskan Pilkades Desa Sukasono diduga banyak kecurangan yang dilakukan oleh beberapa oknum, mulai dari panitia keberpihakan kepada salah satu calon, bahkan ada salah satu Anggota BPD dan Perangkat Desa yang masuk ke dalam WA Grup salah satu Calon yang terindikasi.

"Intinya kami semua menolak hasil Pilkades, dari mulai tahapan-tahapan kami tolak semua," ucapnya.

Sementara Camat Sukawening Jeje Zainal Abidin yang didesak warga akhirnya memberikan keterangannya, Pihaknya dalam hal ini Sub Panitia Kecamatan akan mendorong pengaduan dari salah satu Calon yang keberatan dengan hasil Pilkades.

Menurutnya, tentunya pihak kecamatan disini hanya menjadi bagian dari mediasi yang dituangkan dalam berita acara.

"Kami sudah mediasi tadi di dalam, kalau memang ini bisa diselesaikan disini Ya Alhamdulillah, tapi kalau tidak bisa, kami akan laporkan berita acara hasil mediasinya ke sub panitia tingkat kabupaten,"jelasnya.

Load More