SUARA GARUT - Pendiri Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Jusuf Wanandi menyebut Pilpres 2024 mendatang akan diikuti oleh dua pasang.
Menurutnya, hal ini akan mempermudah koalisi dan kemungkinan pemenangan Pilpres mendatang.
Dilansir garut.suara.com dari program Rossi di Kompas TV, Jusuf mengatakan ada pihak yang berjuang yang tidak akan membiarkan Pilpres 2024 lebih dari 2 pasangan calon.
"Saya melihat teman-teman kita ini yang berjuang ini pasti tidak akan membiarkan ini menjadi 4 ataupun kalau bisa jangan 3 jangan 3 jangan 3 calon karena terlalu terlalu banyak harus memperkirakan jadi ndak jadinya itu," ujarnya.
Lantas Rossi menyusul pernyataan Jusuf dengan sebuah pertanyaan terkait orang yang tak akan membiarkan tiga nama di Pilpres 2024.
"Maksud Bapak Siapa yang tidak akan membiarkan itu terjadi," tanya Rossi.
Menurut Jusuf, koalisi keberlanjutan yang tak akan membiarkan nama Capres lebih dari 2 itu.
"Koalisi keberlanjutan jadi lebih baik dua nama bukan tiga nama itu selalu membuka kesempatan 21 dan siapa yang menjadi nomor 2 itu kan berbeda," ujarnya.
Menurut Jusuf, terlalu banyak risiko jika calon presiden lebih dari 2 pasangan.
Baca Juga: Bucin Abis! Maudy Ayunda Ngaku Kangen Suami Meski Lagi Duduk Sebelahan
"Terlalu banyak resiko atas bahwa keluarnya nanti bisa berbeda. Seperti dulu waktu Anies melawan Ahok di Pilkada DKI," tandasnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Strategi Amir Ghalenoei, Boyong Timnas Iran Lebih Awal ke Amerika Serikat Sebelum Kick-Off
-
Thom Haye Sesumbar Jelang Persija vs Persib: Kami Datang untuk Menang dan Jadi Juara!
-
Misteri Berdarah di Istana Joseon: Intrik Politik dalam The Red Palace
-
PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah
-
Wali Kota Makassar Tegaskan SPMB 2026 Anti Curang, Sistem Canggih dan Transparan
-
Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik
-
Biaya Laundry 1 Pakaian Dalam Rudy Mas'ud Rp40 ribu, Warganet Kaget: Sempaknya Titan Kah?
-
OnePlus Ace 6 Ultra Resmi Rilis, Usung Dimensity 9500 dan Baterai Raksasa
-
Modal Cerita Kosong, Mortal Kombat II Bukti Hollywood Salah Arah
-
Sembilan Tahun Sembunyi, Jejak Sang Penipu Mebel Terhenti di Kapas Krampung Surabaya