SUARA GARUT - Garut Governance Watch (GGW) mendesak agar kasus pungutan liar (Pungli) di SMAN 6 Garut segera ditindaklanjuti Tim Saber Pungli Jawa Barat.
Menurutnya, sudah banyak orang tua siswa yang menjadi korban atas pungutan itu salah satunya menimpa siswa tidak mampu yang ijazahnya ditahan pihak sekolah hingga hilang.
Menurutnya tindakan pungutan seperti itu sangat dilarang dilakukan di lembaga pendidikan. Apalagi di sekolah negeri seperti SMAN 6 Garut ini.
"Informasi setiap siswa yang masuk ke SMAN 6 Garut dibebankan harus membayar uang kesangupan sebesar Rp.6 juta," kata Ketua GGW, Agus Gandhi, Senin (29/5/2023).
Menurut Agus, praktik pungutan itu dilegalisasi atas nama Komite sekolah yang menekan orang tua siswa lain agar mau membayar iuran yang disebut uang kesanggupan.
Agus Melanjutkan, meski banyak orang tua yang tidak menandatangani atau menyetujui uang kesanggupan itu namun tagihan akan terus jalan dengan berbagai upaya penekanan.
"Meski tidak menyetujui uang kesanggupan tekanan dari pihak sekolah akan dilakukan. Seperti tidak memberi kartu ujian bahkan penahanan ijazah bagi yang sudah lulus tapi masih menunggak uang kesanggupan itu," ungkapnya.
Praktik pungli yang sudah menelan korban banyak siswa ini tentunya memberatkan orang tua untuk menyekolahkan anaknya.
Oleh sebab itu, kata dia, sudah waktunya Tim Saber Pungli Jabar bergerak mengusut praktik pungli di SMAN 6 Garut yang banyak dikeluhkan orang tua siswa.(*)
Baca Juga: Lolly Banjir Tawaran Endorse, Nikita Mirzani Ancam Tak Segan Polisikan: Anak Masih di Bawah Umur
Berita Terkait
-
Buntut Ijazah Hilang SMAN 6 Garut Harus Kembalikan Uang Orang Tua Wilda, Tunggakan Tak Boleh Dibayar
-
Terima Laporan Adanya Pungutan di SMAN 6 Garut, Bupati Garut Meradang Hingga Minta BPK untuk Audit
-
Setelah Kasus Ijazah Hilang, Aksi Pungutan di SMAN 6 Garut Dibongkar Orang Tua Siswa, Begini Katanya
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Wajib Tahu! 9 Sumber Pembiayaan Alternatif Dibuka Kemendagri untuk Pendapatan Daerah
-
Jadwal Pengisi Ceramah Tarawih di Masjid Kampus UGM, Akhir Pekan Ada Menkeu Purbaya
-
Drama Hari Pertama Anak Rizky Billar dan Lesti Kejora Jalani Puasa
-
Taecyeon 2PM Dikabarkan Akan Menikah Bulan April, Agensi Beri Tanggapan
-
Ma'ruf Amin: Jujur, Ekonomi Syariah Belum Jadi Budaya
-
4 Cara Cek Skincare Aman BPOM, Pastikan Produk Legal dan Bebas Bahan Berbahaya!
-
John Herdman Langsung Dapat Tantangan dari PSSI Jelang FIFA Series 2026
-
Soal PT 7 Persen, Titi Anggraini: Ambang Batas Fraksi Lebih Adil Bagi Suara Rakyat
-
Tradisi Berbagi THR Mulai Geser ke Ranah Digital
-
Daftar Kode Redeem Fish It Roblox Februari 2026 dan Cara Klaim Hadiahnya