SUARA GARUT - Kasus ijazah hilang di SMAN 6 Garut membuka tabir persoalan lainnya terutama aksi pungutan yang selama ini dikeluhkan oleh para orang tua siswa.
Setelah viral kasus ijazah milik siswa tidak mampu yang ditahan hingga hilang kini aksi pungli di SMAN 6 Garut yang menggunakan alat komite sekolah mulai dibongkar orang tua siswa.
"Anak saya dua sekolah di SMAN 6 Garut. Yang satu sudah lulus namun karena nunggak iuran uang kesanggupan ijazahnya ditahan pihak sekolah," kata Yadi Priyadi (43) kepada garut.suara.com, Minggu (28/5/2023).
Kemudian, kata Yadi, satu orang lagi masih duduk di bangku kelas 2 SMAN 6 Garut namun karena belum bayar uang kesanggupan tiap kali mau ujian kartunya ditahan.
"Karena belum bayar uang kesanggupan tiap ujian harus saya yang mengambil ke sekolah kartunya," ujarnya.
Uang kesanggupan itu diharuskan bayar setelah komite mengeluarkan permakluman sebagai legalitas pungutan kepada orang tua siswa.
"Sampai sekarang saya tidak mau bayar uang kesanggupan itu. Pasalnya saya tau seharusnya semuanya gratis karena anggarannya sudah ada dari BOS," ungkapnya.
Sebagai orang tua, Yadi mengaku tidak pernah mengeluarkan komitmen untuk membayar uang kesanggupan seperti diutarakan komite sekolah.
"Jadi tiap mau ujian saya harus menghadap ke sekolah dan diwajibkan bayar uang kesanggupan. Padahal saya tidak pernah menyatakan kesanggupan kepada komite sekolah," ujarnya.
Baca Juga: 4 Zodiak yang Takut untuk Menjalin Komitmen, Ada Aries dan Gemini
Informasinya, uang kesanggupan untuk bisa belajar di SMAN 6 Garut jumlahnya bisa mencapai Rp.6 juta.
"Informasi dari orang tua lainnya uang kesanggupan harus dibayar saat masuk ke SMAN 6 Garut yang jumlahnya mencapai 6 juta rupiah," bebernya.
Yadi berharap, pihak sekolah mau berbenah dengan adanya kasus hilangnya ijazah akibat ditahan pihak sekolah gara-gara nunggak uang kesanggupan.
"Kalau bisa rombak strukturnya mulai Kepala sekolah, wakil kepala dan guru yang terlibat dalam penerimaan siswa baru. Soalnya dari sana pungutan itu bermula," tandasnya.(*)
Berita Terkait
-
DPRD Jabar Sesalkan Kelalaian SMAN 6 Garut Hilangkan Ijazah Wilda, Desak Sekolah Cari Solusi
-
Memprihatinkan! Begini Kondisi Ekonomi Orang Tua Siswa yang Ijazahnya Ditahan Hingga Hilang di SMAN 6 Garut
-
Tidak Tau Malu, Pihak SMAN 6 Garut Menyangkal Telah Menahan Ijazah Milik Siswa Tidak Mampu Hingga Hilang
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123