SUARA GARUT - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Garut telah memutus aksi nyawer yang dilakukan Partai Nasdem Garut di halaman KPU Garut pada 11 Mei 2023 bukan sebuah pelanggaran.
Usai putusan itu, bacaleg Partai Nasdem, Aa Usep Ebit Mulyana menilai tak ada aksi kengajaan yang dilakukan saat saweran dilakukan.
Apalagi saweran dilakukan ketika atraksi kesenian dodombaan. Namun memang diakuinya, banyak persepsi terkait aksi yang dilakukan tersebut.
"Aksi sawer itu merupakan euforia semata karena ada atraksi kesenian. Dalam budaya, saweran itu merupakan bagi-bagi rezeki yang dilakukan," kata Ebit, Selasa 30 Mei 2023.
Saweran yang dilakukan tersebut, lanjutnya, tak ada kaitan sama sekali dengan politik uang.
"Itu hanya euforia, bukan dalam konteks politik uang. Diksi politik uang itu kan membayar orang untuk memilih," ujar bacaleg dari dapil 5 itu.
Konteks politik uang yang ditudingkan tersebut dinilai Ebit sangat jauh. Apalagi menurutnya, saat kejadian itu semua terjadi secara spontan.
"Yang diberi uang juga bukan pemilih dan bukan di saat kampanye atau pencoblosan," katanya.
Meski begitu, Ebit bersyukur jika Nasdem telah diperingati atas kejadian tersebut dan menjadi pelajaran ke depannya.
"Hal semacam ini (saweran) dalam politik itu tabu, meski di kebudayaan jadi hal lumrah," katanya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional