SUARA GARUT - Sebuah video viral yang diunggah oleh akun Instagram @explorependaki telah mencuri perhatian warganet belakangan ini.
Video tersebut menampilkan seorang pendaki perempuan yang menumpang ojek gunung di basecamp Gunung Sumbing, Jawa Tengah.
Hal yang menarik perhatian adalah posisi penumpang yang ditempatkan di depan oleh pengendara ojek tersebut.
Dalam video yang diunggah oleh akun @explorependaki, terlihat pendaki perempuan tersebut duduk dengan nyaman di depan pengendara ojek gunung.
Video tersebut juga menyertakan keterangan yang menjelaskan bahwa penduduk setempat menyediakan jasa ojek khusus bagi para pendaki yang ingin lebih cepat mencapai pos 1 dengan tarif sebesar Rp25 ribu per orang.
Rute yang ditempuh mencakup jarak sekitar tiga kilometer dari basecamp.
"Pendaki menumpang ojek gunung di basecamp Gunung Sumbing, Garung, Kalikajar, Wonosobo, Jawa Tengah. Penduduk setempat menawarkan jasa ojek khusus bagi pendaki dengan tarif Rp25 ribu per orang bagi yang ingin lebih cepat dari basecamp sampai pos 1 dengan jarak tempuh tiga kilometer. Penumpang diberikan duduk di depan pengendara, ada yang tau alasannya?" tulisnya.
Keberadaan video ini dengan cepat menyebar dan menjadi viral di berbagai platform media sosial. Warganet memberikan beragam komentar dan tanggapan terhadap video tersebut.
Salah satu komentar menarik datang dari pemilik video itu sendiri, @febbycheryna_official yang merespon komentar warganet.
Baca Juga: Kenalkan Jurnalistik Lewat Seni, Mahasiswa FKOMINFO Universitas Garut Gelar Kunjungan ke Pesantren
"Hai mimin... Saya kemarin di DM sama mas ojeknya, katanya video kita viral mbak. Jadi tolong yang komen bahasanya yang baik-baik ya... Pokoknya saya tidak merasa ada yang basah dan nusuk-nusuk kok," tulisnya.
Sementara, akun @harp*r.95 memberikan penjelasan terkait alasan di balik penumpang ditempatkan di depan pengendara ojek.
Menurutnya, posisi ini bertujuan untuk membuat beban kendaraan lebih berat di bagian depan, sehingga kendaraan lebih stabil saat melintasi medan yang sulit.
"Alasan diberikan duduk di depan agar beban lebih berat depan, kendaraan jauh lebih stabil..." tulis @harp*r.95
Namun, meskipun ada penjelasan dari beberapa pihak, masih ada kebingungan dan spekulasi mengenai alasan sebenarnya di balik penumpang ditempatkan di depan pengendara.
Beberapa pendapat mengemukakan bahwa ini mungkin dilakukan untuk tujuan kenyamanan atau agar penumpang dapat memiliki pandangan yang lebih baik selama perjalanan.
"Banyak yang komen aneh2... Itu driver mikirin penumpang sampai dg selamat saja sudah dag dig dug, mana sempat tuasnya tegak. Aneh dah..," tulis @jo*ta.naka_mc. (*)
Editor: Firman
Berita Terkait
-
Viral! Kisah Perempuan Pamer Jadi Selingkuhan Hingga Salahkan Istri Sah, Kiky Saputri Ikut Geram
-
Viral Alat Bantu Seks Saat Menstruasi Tuai Perdebatan, Padahal Begini Cara Dapatkan Kepuasan Saat Datang Bulan
-
Viral! Jemaah Haji Lansia Minta Turun dari Pesawat Sebelum Lepas Landas, Alasannya Bikin Haru
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026