/
Jum'at, 09 Juni 2023 | 06:18 WIB
Prof. Dr. H. Syahidin M.Pd menyematkan tanda jabatan kepada komandan dan wakil komandan Menwa UPI periode 2023-2024 dalam upacara pelantikan.

SUARA GARUT - Komandan Resimen Mahasiswa (Menwa) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung periode 2023-2024, kini di jabat oleh Adam Siswanto.

Adam Siswanto adalah mahasiswa prodi matematika FPMIPA UPI. Sedangkan untuk wakil komandan Menwa UPI periode 2023-2024, di jabat oleh Adella Ghifari Akbar yang merupakan mahasiswa prodi PJKR FPOK.

Pembimbing UKM Menwa Mahawarman Batalyon Xl UPI periode 2023-2024, Prof. Dr. H. Syahidin M.Pd, berharap mahasiswa bisa terus kritis terhadap berbagai kebijakan yang ada.

Menwa ini, kata dia, merupakan salah satu wadah untuk menghimpun kreativitas mahasiswa dalam mengembangkan potensi melalui organisasi.

Prof. Syahidin yang merupakan salah seorang tokoh Garut utara sekaligus inisiator terbentuknya DOB Jawa Barat menambahkan, jika melihat kondisi mahasiswa saat ini yang sudah mulai kurang kritis.

Menwa batalyon Xl tetap berupaya tetap eksis untuk melahirkan kader-kader pemimpin bangsa yang berintelektual dan militan Kamis (8/6/2023).

Dengan dilantiknya komandan dan wakil komandan Menwa UPI yang baru, dirinya berharap, agar bisa menjadi momen untuk menjalin kerja sama dengan instansi-instansindi luar UPI.

Selain itu, juga bisa membawa perubahan positip terhadap iklim berorganisasi di lingkungan Universitas.

"Menwa sebagai UKM khusus yang membina karakter bangsa, terutama dalam aspek kepemimpinan. Oleh sebab itu, para calon pemimpin bangsa masa depan harus memiliki kompetensi yang tinggi, bersikap jujur, amanah, cerdas, loyal dan syaja'ah," ungkapnya saat memimpin upacara pelantikan.

Baca Juga: Sindir Nursyah, Indah Permatasari dan Arie Kriting Jadikan Masalah Restu Orangtua sebagai Lelucon

Menwa sebagai UKM sebagaimana UKM-UKM lainnya, memiliki tanggung jawab unuk tetap menjaga eksistensi organisasi dan nama baik almamater.  

Sekalipun Menwa kurang mendapatkan perhatian dan suport karena berbagai keterbatasan, namun harus tetap terjaga eksistensinya.

Ditengah-tengah kevakuman UKM-UKM dan BEM pasca Covid-19, Menwa tetap eksis bahkan banyak memberikan kontribusi yang berarti dalam membantu penanganan dan pencegahan Covid-19, pungkasnya.(*)

Load More