/
Jum'at, 09 Juni 2023 | 12:45 WIB
Walikota Serang Syafrudin, saat menerima penghargaan dari Presiden Jokowi. (Foto: Istimewa)

SUARA GARUT - Kegaduhan kalangan honorer di berbagai daerah kembali ramai di perbincangkan terkait rencana pemerintah menghapus tenaga honorer 28 November 2023 mendatang.

Oleh sebab itu dibutuhkan pernyataan, atau ketegasan para pemangku kebijakan terutama di lingkungan Pemerintah daerah ( pemda) dan Kota terkait masa depan honorer.

Salah satunya seperti ditunjukan Wali Kota Serang Syafrudin, yang tidak akan menghapus tenaga honorer dengan berbagai pertimbangan.

Syafrudin menegaskan jalanya roda pemerintahan akan terganggu jika pemerintah menghapus tenaga honorer.

"Kami sangat membutuhkan tenaga honorer, karena peranya di pemkot Serang sangat diperlukan," kata Syafrudin.

Wali Kota Serang itu berkomitmen agar tidak ada penghapusan tenaga honorer.

"Saya masih berkomitmen tetap menolak penghapusan tenaga honorer," katanya.

Menurut Syafrudin, penghapusan honorer itu harus dibarengi dengan solusi agar tidak menimbulkan permasalahan yang lebih serius. (*)

Baca Juga: Tak Puas dengan Kekuatan Timnasnya, Pelatih Vietnam Ajak Staff-nya Tiru STY

Load More