SUARA GARUT - Tidak ada jaminan pembiayaan gaji dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun 2024, 320 guru honorer yang dinyatakan lulus seleksi nasional PPPK di Kabupaten Situbondo terancam batal jadi ASN.
Pasalnya anggaran yang ada tidak memungkinkan dapat menutupi kebutuhan anggaran pembiayaan gaji ASN PPPK.
Mendapati kenyataan seperti itu, ratusan guru honorer yang telah dinyatakan lulus seleksi nasional mengadu ke DPRD Kabupaten Situbondo.
Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Situbondo Hadi Prianto mengatakan Badan Kepegawaian Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Situbondo meninjau ulang penggajian, sehingga mereka mengadu ke DPRD, 31 Mei yang lalu.
Menurutnya, pemerintah pusat sudah memperhitungkan, dan mempertimbangkan terkait alokasi anggaran untuk pembayaran gaji guru ASN PPPK tersebut.
Hal itu tertuang dalam lampiran Peraturan Menteri Keuangan Nomor 212/PMK.07/2022, salah satunya untuk guru dari DAU sebesar 42 miliar rupiah.
"Untuk penggajihan PPPK 2022 dan 2023 diambil dari DAU sebesar 42 miliar rupiah, sayangnya eksekutip masih ragu tahun 2024 tidak dapat untuk anggaran yang sama," kata Hadi Prianto kepada Wartawan.
Politisi Partai Demokrat itu meminta Pemerintah Situbondo dapat pula mempertimbangkan kurangnya tenaga pengajar di Situbondo.
Kata dia berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Kabupaten Situbondo, ditingakat SD, kekurangan guru Agama sebanyak 291 orang, PJOK, 227 orang, sementara SMP ada 285 kekuranganya.
Untuk menutupi kekurangan guru tersebut, guru sukwan menjadi tulang punggung pemerintah Situbondo dengan upah 200 ribu rupiah perbulan, imbuhnya.
Terpisah, Kepala BKPSDM Situbondo Syamsuri menegaskan permasalahan tersebut masih menjadi pertimbangan pemerintah Kabupaten (Pemkab).
"Jika nanti selesai hasil mempertimbangkan akan kami umumkan," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
-
Indra Charismiadji Soroti Lambannya Pemprov DKI Jakarta Angkat Guru Honorer Jadi ASN PPPK: Terus Soal Gaji Harus Pinjam Online?
-
Duh Progres Penetapan NI PPPK di Daerah Ini Belum Mencapai Target 100 Persen, Guru Honorer di Garut Masih berharap - Harap Cemas
-
Ketentuan Gaji ke-13 Honorer, Tidak Semuanya Dapat Uang Tambahan di Bulan Juni 2023
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Jakarta Pertamina Enduro Sikat Electric PLN 3-0, Servis Mematikan Jadi Kunci Kemenangan
-
Peringkat Kredit Indonesia di Moodys Tetap Baa2, Alarm Bagi Kepercayaan Investor?
-
Review Film Warrior (2011): Drama Keluarga Mengharukan di Balik Ring MMA
-
Persib Bandung Gaet Sergio Castel: 5 Poin Penting Rekrutan Anyar Pangeran Biru
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
DPR RI Awasi Pengembangan Kawasan Wisata di Area Rencana Proyek Giant Sea Wall
-
Waspadai Malut United, Bojan Hodak Sesumbar Siapkan Kejutan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
Media Italia Bongkar Isi Pembicaraan Jay Idzes dengan John Herdman