SUARA GARUT - Perangkat Desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Garut, Jawa Barat meminta agar ada alokasi gaji ke 13. Hal itu disampaikan PPDI Garut pada audensi dengan Komisi 1 DPRD Garut, Senin 12 Juni 2023).
"Tadi itu PPDI menuntut kesejahteraan dengan adanya siltap ke 13, yang kedua mereka menuntut adanya Nomor Induk Perangkat Desa. Ini barangkali untuk mengunci bahwa perangkat desa itu diakui negara," kata Sekretaris Komisi 1 DPRD Garut, Muchtarul Wildan, usai menerima pengurus PPDI di ruang Komisi 1 DPRD Garut.
Politisi Partai Amanat Nasional itu, menyebutkan tuntutan PPDI lainnya. Mulai dari pengadaan kantor sekretariat sehubungan banyak kegiatan yang membutuhkan adanya tempat berkumpul pengurus dan anggota PPDI.
Mereka juga meminta bantuan operasional berupa kendaraan dan yang lainnya.
"Kami Komisi 1 akan mendorong hal tersebut sesuai mekanisme yang ada.Tadi juga kami sudah meminta DPMD untuk segera melakukan konsultasi, ataupun studi banding ke kabupaten/kota yang lain yang sudah punya regulasi terkait NIPD," kata pria yang akrab disapa Wildan itu.
Tuntutan soal keinginan PPDI untuk memiliki kantor sekretariat, telah disampaikan kepada Sekda Garut, Nurdin Yana dan Kabid Pemerintahan Desa DPMD.
Pemkab Garut akan langsung mengecek kemungkinan untuk kantor PPDI itu berada di lingkungan kantor DPMD.
Wildan juga mengatakan, dalam audensi Senin siang itu juga terkuak adanya kenaikan honor perangkat desa dari besaran UMK yang diterima saat ini sekitar Rp2.020.000 per bulannya.
"Mereka juga meminta kejelasan status perangkat desa itu sebagai apa? Cuma ada informasi banyaknya perangkat desa yang rangkap jabatan, misalnya ada yang menjabat kepala sekolah, petugas PKH, ini harus ditertibkan terlebih dahulu," katanya.
Baca Juga: BP2MI Sebut Ada Oknum TNI-Polri hingga Pejabat Kementerian Terlibat TPPO
Ia menegaskan, pihak Komisi 1 akan mendorong terbitnya NIPD. Dengan catatan ditertibkan dulu perangkat desanya supaya tidak ada rangkap jabatan. (*)
Editor: Firman
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
5 Sepeda Lipat untuk Anak yang Ringan dan Praktis, Mudah Dibawa Liburan
-
Misteri Dua ART Lompat dari Kos Benhil, Polisi Periksa 9 Saksi
-
Emiten TRON Sulap Bus AKAP Gunakan AI dalam Operasional
-
Dikritik Tajam, Maarten Paes Pamerkan Statistik Gokil yang Bawa Ajax Raih Kemenangan
-
Inovasi Baru di Dunia Estetika: Cara Praktis Dapatkan Kulit Glowing dengan Titik Injeksi Minimal
-
Sosok Jamaluddin Jompa, Rektor Unhas yang Siapkan Inovasi AI hingga Drone Pertanian
-
Jadi Pemain Terbaik Lawan Fiorentina, Jay Idzes Sukses Tularkan Kepercayaan Diri ke Skuad Sassuolo
-
Oxford United Degradasi, Media Luar Sebut Piala Presiden 2025 Jadi Salah Satu Penyebab
-
Krakatau Steel Bukukan Laba Bersih 4,6 Juta Dolar AS di Kuartal I-2026
-
Suka Perfect Crown? Ini 5 Drama Tema Kerajaan Modern yang Tak Kalah Seru