SUARA GARUT - Masalah obesitas menjadi perhatian serius di Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Sebuah laporan terbaru mengungkapkan bahwa sebanyak 690 pegawai di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut mengalami kondisi obesitas.
Hal ini menimbulkan keprihatinan dalam hal kesehatan dan kinerja pegawai di lingkungan pemerintahan.
Kondisi ini menimbulkan risiko kesehatan yang serius dan dapat mempengaruhi kinerja mereka dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Dinas Kesehatan Kabupaten Garut melakukan pemeriksaan kesehatan bagi para pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, selama tiga hari sejak tanggal 13 hingga 15 Juni 2023.
Kegiatan pemeriksaan ini sebagai upaya untuk mendeteksi dini terhadap berbagai penyakit tidak menular dan faktor risiko lainnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr. Leli Yuliani, Jum'at (16/6/2023), mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan berupa skrining penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi), diabetes melitus (DM), gangguan indera penglihatan, lingkar perut sebagai deteksi obesitas, dan kesehatan jiwa.
"Untuk selanjutnya bilamana ditemukan penyakit tersebut, dilakukan edukasi dan himbauan untuk pemeriksaan dan pengobatan berkesinambungam sebagai upaya mencegah penyakit ke arah yang lebih parah atau status tidak menguntungkan," ucapnya.
dr. Leli mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan kepada para pegawai di lingkungan Pemkab Garut, diketahui sebanyak 317 orang menderita hipertensi, 264 orang menderita DM, 434 mengalami gangguan penglihatan (visus mata), obesitas sebanyak 690 orang yang terdiri dari 401 laki-laki dan 289 perempuan.
Baca Juga: Tundukkan Belanda, Roberto Mancini Senang Italia Raih Posisi 3 UEFA Nations League
"Hasil validasi sementara sebanyak 1470 (44.4%) dari estimasi jumlah pegawai 3.309 di 34 SKPD dilingkungan Kantor Pemda Garut, angka capaian ini akan bertambah dalam 2 hari kedepan, mengingat proses pemeriksaan masih berlanjut di puskesmas terdekat dengan kantor pemda," katanya.
dr. Leli Yuliani mengatakan, selain pemeriksaan kesehatan bagi pegawai di lingkungan Pemkab Garut, Dinkes Kabupaten Garut juga melakukan pemeriksaan terhadap warga kurang mampu di Kabupaten Garut, di mana pihaknya memiliki program dalam rangka mendekatkan akses pelayanan kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan penjangkauan akses dan masyarakat tidak mampu.
"Kami berbekal dari data dari Dinsos, yang merupakan warga masyarakat dengan Desil 1 kita datangi, kita cek kesehatannya karena kita khawatir dari mereka ada yang memang mengalami gangguan kesehatan," lanjutnya.
Pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu ini dilakukan di seluruh wilayah Kabupaten Garut, karena hampir di setiap kecamatan memiliki warga yang termasuk Desil 1.
"Kemudian jumlah masyarakat yang diperiksa memang targetnya itu kalau yang berada di Desil 1 itu adalah sekitar 318 ribuan, masyarakat Desil 1 yang kita utamakan untuk kita kunjungi dan untuk kita periksa," ucapnya.
Ia berharap, dengan adanya program ini semua masyarakat di Kabupaten Garut dapat sehat dan bisa mendapat pelayanan kesehatan yang baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Korban Bertambah, Kasus Ayah Cabuli Anak Kandung di Sekadau Kini Seret Keponakan 10 Tahun
-
Katalog Promo Indomaret Terbaru, Serba Gratis! Salonpas Beli 1 Gratis 1, Teh Botol hingga Bebelac
-
Pemburu Diskon Merapat! Promo Alfamart Siap Santap Hemat Mantap, Sosis dan Bakso Murah
-
Cara Refund Tiket Kereta Api 100 Persen Imbas Kecelakaan di Bekasi, Bisa Lewat HP
-
Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB
-
Mengapa Kereta Api Sulit Berhenti Mendadak? Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Heboh BKPSDM Muratara Digerebek Polisi, Benarkah Ada Jual Beli Kenaikan Pangkat ASN?
-
Tangan Diborgol, Arinal Djunaidi Tertunduk Digelandang ke Bui