SUARA GARUT - Pemerintah Kabupaten Garut (Pemkab Garut) menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan infrastruktur jalan di wilayahnya dengan mengalokasikan dana sebesar 15 miliar rupiah untuk penanganan jalan sepanjang 4 kilometer di Kecamatan Mekarmukti.
Langkah ini diambil setelah warga setempat melakukan aksi protes dengan cara menanam pohon dan memancing ikan di jalan berlubang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut, Luna Aviantrini, menyampaikan jika jalan yang viral tersebut memang sudah masuk ke dalam _list_ yang akan dilakukan penanganan oleh pihaknya tahun ini.
Proses penanganan jalan di Mekarmukti tersebut saat ini baru selesai proses tender, dan sebentar lagi akan dilaksanakan _field engineering_ atau pengecekan lapangan oleh pihaknya bersama dengan pihak penyedia sebagai langkah awal sebelum pelaksanaan.
"Kalau Mekarmukti yang tahun ini (ditangani) untuk jalan utama ini ada dua di Kecamatan Mekarmukti yang berkaitan dengan Bungbulang-Mekarmukti, yang satu di ruas jalan Cikaro - Bungbulang - Mekarmukti, yang satu lagi itu di Bungbulang-Cijayana-Mekarmukti," katanya dalam keterangannya, Minggu (18/06/2023), di kediamannya di Perumahan Cempaka, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut. Hal ini sekaligus menanggapi informasi yang sempat viral di media sosial beberapa waktu yang lalu.
"Ini berkaitan dengan konten yang sedang viral ya di medsos Jalan Mekarmukti sebenarnya ini sudah masuk kepada penanganan di tahun anggaran 2023,"ujar Luna.
Luna menjelaskan jika saat ini pihaknya juga diharuskan memenuhi target atau capaian kemantapan jalan kabupaten di Kabupaten Garut, di mana untuk saat ini kemantapan jalan kabupaten di daerahnya ini sudah mencapai 84.6%, atau lebih kurang 627 kilometer jalan dalam kondisi baik dari 829 kilometer total jalan kabupaten.
Tahun ini pihaknya mengupayakan tingkat kemantapan jalan lebih kurang 23 ruas jalan utama atau total sepanjang 127 kilometer, dengan total anggaran 185 miliar rupiah.
"Sisanya ini dalam kondisi rusak, baik ringan maupun berat, dalam mengupayakan tingkat kemantapan jalan ini di tahun 2023 ini," tandasnya.
Baca Juga: Tak Perlu Imbang atau Menang, Indonesia Lakukan Ini Sudah Lebih dari Cukup
Luna juga menyarankan, bagi masyarakat yang ingin melaporkan terkait jalan rusak di Kabupaten Garut, bisa melakukan pengaduan melalui Instagram Dinas PUPR Garut di @puprgarutkab.official ataupun melalui website https://pupr.garutkab.go.id/ dan website lapor.go.id.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
Geger Data Militer Israel, 1 Tentara IDF Disebut Berstatus WNI di Tengah 50 Ribu Personel Asing
-
Anggota DPR Dorong 630 Ribu Guru Madrasah Diangkat PPPK Demi Keadilan Pendidikan
-
4 Film Kuasai Box Office Indonesia Pekan Ini, Era Horor Berakhir?
-
Menerka Strategi Jose Mourinho Jelang Benfica vs Real Madrid: Bakal Pragmatis atau Menyerang Total?
-
Harga Cabai Masih 'Pedas', Bapanas Siapkan Intervensi
-
6 Acara Ramadan 2026 di YouTube, Siap Temani Waktu Sahur dan Berbuka Puasa
-
Pandu Negeri Soroti Kesejahteraan Guru dari Rumah Masa Kecil Ki Hadjar Dewantara
-
Siapa Aipda Dianita Agustina? Polwan yang Terseret Skandal Koper Narkoba AKBP Didik Putra Kuncoro
-
BRI Akselerasi Pembangunan Desa Lewat Program Desa BRILiaN 2026
-
Kemendag Keluarkan Harga Patokan Eskpor Komoditas Tambang, Ini Daftarnya