SUARA GARUT - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut telah mengumumkan hasil analisis administrasi para calon legislatif (Bacaleg) yang akan bertarung dalam pemilihan umum tahun 2024 mendatang.
Dalam pengumuman tersebut, KPU Garut menyatakan bahwa sebanyak 846 bacaleg tidak lolos persyaratan administrasi yang ditetapkan.
Dari sebanyak 848 Bacaleg yang mendaftar hanya 2 orang yang dinyatakan lolos analisis administrasi.
Analisis administrasi yang dilakukan oleh KPU Garut merupakan tahap awal dalam seleksi bacaleg yang akan bertanding dalam pemilihan umum.
Tahap ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap calon memenuhi persyaratan dan kelengkapan administrasi yang diperlukan.
Berdasarkan hasil analisis tersebut, 846 bacaleg dari berbagai partai politik dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi yang ditetapkan oleh KPU Garut.
Alasan-alasan yang menyebabkan mereka tidak lolos antara lain adalah kelengkapan dokumen dan ketidaksesuaian data.
Komisioner Divisi Teknis dan Penyelenggaraan Pemilu KPU Kabupaten Garut Dindin A Zaenudin mengatakan pihaknya sudah menyelesaikan analisis verifikasi administrasi.
"Masih banyak yang tidak lolos. Dari 848 Bacaleg yang terdaftar hanya 2 orang yang dinyatakan lolos," kata Zaenudin, Minggu (25/6/2023) di KPU Garut.
Baca Juga: Dikelilingi Barang Mewah, Intip 6 Pemotretan Newborn Anak Kedua Kesha Ratuliu
Zaenudin melanjutkan, sisanya yang 846 orang yang belum lolos harus melengkapi persyaratan sampai batas yang ditentukan pada 9 Juli 2023.
Verifikasi administrasi Bacaelg ini dilakukan oleh KPU Garut sejak 15 Mei hingga 23 Juni tahun 2023 hasilnya masih banyak yang gagal.
"Namun bagi yang belum lolos masih ada waktu perbaikan dari 26 sampai 9 Juli (2023). Jadi silahkan berkoordinasi dengan Parpolnya," katanya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang
-
Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen
-
Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?
-
Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan
-
Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian
-
Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo
-
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial
-
HUT RI, Mahasiswa UGM Turunkan Bendera Setengah Tiang: 81 Tahun Merdeka atau Menderita?
-
Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta