SUARA GARUT - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut mengungkapkan penemuan dalam rangkaian verifikasi Bacaleg untuk Pemilihan Umum 2024.
KPU Garut berhasil menemukan Bacaleg yang mengaku memiliki gelar akademik, namun tanpa disertai ijazah yang syah.
Kejadian ini terjadi ketika tim verifikasi KPU Garut melakukan pengecekan terhadap kelengkapan dokumen para bacaleg yang mendaftar di partai politik.
Dalam proses tersebut, ada nama mencuat dengan klaim memiliki gelar akdemik. Namun, setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, KPU Garut menemukan bahwa gelar akademik yang disandang oleh beberapa bacaleg tersebut tidak disertai dengan ijazah yang valid.
Hal ini menjadi sorotan serius, mengingat persyaratan untuk menjadi bacaleg diatur dengan ketat, termasuk memiliki pendidikan formal yang sesuai.
Ketua KPU Kabupaten Garut Junaidin Basri, mencantumkan gelar akademik namun tidak melampirkan sesuai dengan ijazah.
Ia menuturkan KPU Garut saat ini sedang melakukan tahapan verifikasi administrasi sejak batas akhir pengajuan bacaleg 14 Mei 2023 yang ditargetkan selesai sampai 23 Juni 2023.
Proses verifikasi administrasi, kata dia, sudah hampir selesai sektitar 95 persen, sehingga dipastikan sampai batas akhir verifikasi bisa selesai dan disampaikan kepada publik, khususnya bacaleg terkait kekurangannya.
"Tanggal 23 batas akhirnya jam 12 malam. Hampir selesai, 95 persen," tegasnya.(*)
Baca Juga: Erick Thohir Bantah Timnas Indonesia Hadapi Korsel dan Malaysia di FIFA Matchday September 2023
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Jelang Lebaran, Prabowo Larang Keras Menteri dan Pejabat Gelar Open House Mewah
-
YLBHI: Negara Wajib Ungkap Pelaku Teror Andrie Yunus dan Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan
-
Alami Patah Kaki, Riwayat Cedera Ole Romeny Bikin Timnas Indonesia Was-was
-
BYD Siapkan SPKLU Fast Charging di Posko Mudik Lebaran, Eksklusif untuk Konsumen
-
5 Rekomendasi Tempat Bukber Bersama Alumni Sekolah di Puncak Bogor untuk Ramadan 2026
-
K-Pop Bertemu Koplo, Uniknya Akulturasi Budaya di Film Terbaru Sheryl Jesslyn
-
Program MBG Genjot Produksi Keripik Tempe di Kampung Tempe Ngawi, Pelaku Usaha Senang!
-
Jangan Sampai Terjebak Macet! Cek 5 CCTV Online Tol Trans Jawa Sebelum Mudik Lebaran
-
Prabowo - Gibran Zakat di Istana! Baznas Gaspol Kejar Target Rp60 Triliun Demi Berantas Kemiskinan
-
Pengamat Nilai Fatwa Muhammadiyah Soal Kripto Perjelas Batas Halal Investasi Digital