SUARA GARUT - Musisi Kondang Tanah Air Ahmad Dhani sempat dilaporkan Front Pembela Islam (FPI) pimpinan Habib Rizik Sihab.
Ahmad Dhani dilaporkan FPI lantaran di tuding telah menginjak-nginjak kaligrafi Lambang Allah saat konser Tahun 2005.
Menurut Ahmad Dhani dirinya dibela oleh Majelis Ulama Indonesia secara prosedural, dan Mendiang Gusdur dari sisi sosialnya.
Akan tetapi saat itu, kata Ahmad Dhani, dirinya malah melawan terhadap laporan penistaan Agama yang dilakukan FPI.
Di panggung konser tahun 2005 itu, kata dia malah yang menginjak-nginjak kaligrafi lambang Allah itu malah vokalis Dewa Once.
Karena pada gelaran itu, Ahmad Dhani bertindak sebagai kibordis, sementara kaligrafi lambang Allah ada ditas panggung dimana Once berdiri.
Meski begitu, kata Ahmad Dhani sebenarnya panggung tersebut bukan tanggung jawab Dewa, karena panggung disediakan penyelenggara konser.
Saat itu keamanan negara yang pegang Tito Karnavian, namun laporan FPI tersebut ternyata gagal. atau tidak terbukti.
"Saat itu saya masih agak brandal, sehingga memanggil Habib pun hanya dengan sebutan Mas," kata Ahmad Dhani.
Rata-rata Artis yang bersinggungan dengan FPI, pasti akan datang ke petamburan, tempat Habib Riziq, hanya dirinya saja yang tidak datang menemui pimpinan FPI.
Akan tetapi, saat berseteru dengan Habib riziq malah di mediasi oleh Ryamizard Ryacudu.
"Saya dipertemukan oleh pa Ryamizard Ryacudu dikediamanya, dan bertemu Habib Riziq, untuk berdamai," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ogah Dipanggil Kakek oleh Cucunya, Ahmad Dhani Kenalkan Sebutan Jiddi
-
Markas Judol Internasional di Jakarta Digerebek, 320 WNA Diamankan
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini