/
Kamis, 06 Juli 2023 | 07:38 WIB
Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko dikaitkan dengan Ponpes Al Zaytun pimpinan Panji Gumilang. (Foto: Suara.com)

SUARA GARUT - Keberadaan Ponpes Al Zaytun pimpinan Panji Gumilang kini dikaitkan kembali dengan Moeldoko yang pernah datang ke pesantren yang berlokasi di Indramayu, Jawa Barat.

Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal (Purn) Moeldoko menampik bila dirinya punya kepentingan dengan Al Zaytun atau Panji Gumilang.

Saat menjabat Pangdam III Siliwangi, Moeldoko memang pernah menyambangi Ponpes Al Zaytun. Ia pun disangkutpautkan dengan pesantren yang dipimpin Panji Gumilan itu.

Moeldoko menyebut jika masyarakat harus tahu penyebab Al Zaytun kerap ramai jadi pembicaraan tiap jelang Pemilu seperti dikutip dari Antara TV.

"Saya tidak punya kepentingan apapun dengan Panji Gumilang. Tidak ada kepentingan politik, tidak ada kepentingan ekonomi, tidak ada," katanya dikutip pada Kamis, 6 Juli 2023.

Al Zaytun yang dikaitkan dengan Moeldoko dinilai sebagai langkah untuk menjatuhkan dirinya.

"Biasa itu ada orang goreng, tujuannya sangat jelas bagaimana men-downgrade saya. Saya cukup tahu petanya seperti apa," ucap Moeldoko.

Masyarakat disebut Moeldoko harus memahami isu Al Zaytun yang sering jadi santapan jelang Pemilu.

Ia menilai, ada sesuatu yang dimainkan dalam isu ini. Bisa jadi ada kepentingan elektabilitas dan lainnya.

Baca Juga: Mr X Pemotor Honda Beat Tewas Usai Bersenggolan di Kebon Jeruk

"Kalau saya dituduh jadi backing itu datanya dari mana? Orang-orang yang ngomong mungkin salah minum obat," kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, dia menilai isu-isu sensitif yang dapat menyulut reaksi publik, termasuk soal Ponpes Al Zaytun dan Panji Gumilang, pada prinsipnya perlu dapat dimitigasi dan dikelola agar tidak menjadi isu yang liar. (*)

Load More