SUARA GARUT - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bentuk pandu digital dengan memberikan pelatihan kepada guru dan tenaga pendidikan di pendopo Kabupaten Garut, Senin,(10/07/2023).
Pada pelaksanaanya Kominfo berkolaborasi dengan Perhimpunan Guru Pegawai pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PGPPPK).
Kegiatan yang digelar secara hybrid itu, diikuti ratusan perwakilan guru ASN PPPK yang tergabung dalam PGPPPK.
Menggelar kegiatan pandu digital kominfo berharap ada peningkatan partisipasi masyarakat dalam literasi difital.
Salah satunya nanti menjadi agen pendamping pemanfaatan Teknologi dan informasi.
Kegiatan itu juga diharapkan dapat membuka kesempatan peningkatan kapasitas bagi guru dan tenaga kependidikan dalam bentuk pelatihan dari para praktisi.
Disamping itu, nantinya peserta mampu meningkatkan keterampilan TIK, dan kualitas pendidik terutama sektor digitalisasi.
Mengacu pada Survei Indeks Literasi Digital Nasional yang dilakukan Kominfo dan katadata centre (KIC) tahun 2022, menunjukan kapasitas Literasi Digital Masyarakat Indonesia dinilai sedang.
Kapasitas Literasi digital yang ditunjukan masyarakat sebesar 3,54 dari 5.00.
Baca Juga: Happy Asmara Nyanyi Lagu 'Pamer Bojo' sampai Viral, Sindiran untuk Denny Caknan?
Oleh sebab itu, kominfo meresponya dengan berkolaborasi bersama lembaga pendidikan, perguruan tinggi di Indonesia.
Materi yang disampaikan terdiri dari 4 pilar utama literasi Digital, yakni, kecakapan, etika, budaya dan keamanan digital.
Di Kabupaten Garut, Kominfo membentuk pandu dgigital berkolaborasi dengan PGPPPK. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung
-
Uang Palsu Beredar di Lombok, Ini Wajah Pelaku yang Ditangkap
-
Cerita Jeda Babak Pertama Mesir yang Bangkit dan Raih Kemenangan Perdana di Piala Dunia 2026
-
Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Gene Bank Indonesia Berjalan Optimal untuk Kesehatan Nasional
-
Dilema Orang Tua Cari Sekolah Anak: Negeri Rumit, Swasta Tak Ada Duit
-
KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai
-
Respons Mohamed Salah Usai Bantu Mesir Cetak Sejarah Baru di Piala Dunia
-
Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI
-
Tanggapi Posisi Politik PDIP, AHY Singgung Pengalaman Demokrat Pernah Jadi Oposisi
-
Bukan Soal Jumlah, Frekuensi Pakaian Dapat Tentukan Dampak Lingkungan