SUARA GARUT - Setelah beberapa kali dirazia dan tak juga jera, akhirnya 10 kios tempat jualan minuman keras (Miras) akhirnya dibongkar paksa oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bekerja sama dengan Polres Garut dan TNI pada Rabu, 19 Juli 2023.
Pembongkaran kios lapak miras di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat itu dipimpin langsung oleh Kasatpol PP, Basuki Eko.
"Kios-kios ini yang diketemukan banyak miras yang pernah kita razia beberapa kali, baik razia gabungan, maupun razia rutin," katanya.
Eko pun mengungkapkan, razia terakhir dilakukan Selasa malam bertepatan dengan malam tahun baru 1 Muharram.
"Kemarin malam kita lakukan razia dan kita dapatkan 243 botol miras dari kios-kios di sini," katanya.
Disebutkannya, pembongkaran kios-kios miras tersebut sedikit terlambat dari razia sebelumnya, dikarenakan tanah yang dipakai milik perorangan.
"Pembongkaran ini agak terlambat, karena tanahnya bukan milik pemerintah, tetapi milik perorangan. Dalihnya mereka ini sewa. Setelah ditelusuri kepada pemiliknya ternyata tidak ada sewa. Makanya kita bongkar," katanya.
Dikatakannya, ke depan supaya tidak ada lagi penjual miras di lokasi yang sama akan dilakukan patroli rutin.
Terpisah, Kepala Desa Haurpanggung, Rohmat, mengaku gembira dengan pembongkaran miras di wilayahnya itu.
"Saya bersyukur kios-kios miras ini dibongkar, karena kami pun sudah lama mengajukan ke pemerintah. Anak-anak muda di desa kami banyak yang jadi korban, ini merusak masa depan generasi muda," katanya.
Ia juga mengatakan, warganya pernah melakukan razia miras ini, tapi pemiliknya tak pernah jera. (*)
Editor: Firman
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Shindy Samuel Minta Maaf ke Rendy usai Ditalak, Akui Tak Bisa Penuhi Nafkah Batin
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi
-
Polisi Ungkap Peran Tersangka Kasus Injak Al-Qur'an: Ada yang Memerintah, Ada yang Melakukan
-
Momen Anwar Usman Pingsan Usai Purnabakti di Gedung MK
-
Persib Paling Difavoritkan Juara, Borneo FC Jadi Kuda Hitam, Persija Jangan Menyerah
-
10.000 Pelari Ramaikan wondr Kemala Run 2026 di Bali, Dorong Sport Tourism dan Aksi Sosial
-
Review Ready or Not 2: Ketegangan Tanpa Henti tapi Tetap Bikin Tertawa
-
Anwar Usman Lepas Jabatan, MK Sambut Liliek Prisbawono dan Adies Kadir
-
Dihajar Thailand, Timnas Futsal Indonesia Kini Ditakuti di ASEAN
-
Ajudan Abdul Wahid Ditahan usai 'Lawan' KPK dengan Gugatan Rp11 Miliar