SUARA GARUT - Pasca pertandingan lanjutan Liga 1 pekan ke-9 antara PSIS kontra Persib Bandung di Stadion Jatidiri Semarang berbuntut panjang.
Seperti diketahui, sebelumnya kiper PSIS, Adi Satryo mendapat kartu merah setelah ia melakukan pelanggaran cukup keras terhadap pemain Persib Bandung, Arsan Makarin.
Saat laga PSIS kontra Persib Bandung berakhir dengan skor 1-2. Persib berhasil membawa pulang 3 poin berkat dua gol dari ekseskusi tendangan penaltinya Marc Klok di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu 20 Agustus 2023.
Sementara itu, pelanggan yang dilakukan kiper PSIS di luar kotak penalti itu membuat bagian kepala Arsan terluka hingga berdarah-darah.
Akibat aksi Adi Satryo yang melukai Arsan Makarin, belakangan menyulut amarah Bobotoh atau suporter Persib Bandung.
Diketahui, kiper PSIS itu mendapat serangan para oknum suporter Persib melalui media sosial.
Tak hanya Adi Satryo yang diserang, keluarga Adi juga tak luput dari serangan Bobotoh melalui akun Instagram.
Akibat kejadian tersebut, Adi Satryo meminta suporter Persib menghentikan serangannya di medsos, khusunya ke keluarganya.
Kiper yang turut serta membawa Indonesia juara SEA Games 2023 itu mengaku sudah minta maaf kepada pemain Persib Arsan Makarin usai laga.
"Mohon maaf untuk abang-abang semua yang terhormat, saya pribadi sudah meminta maaf secara baik-baik kepada Arsan Makarin atas tragedi yang tidak diinginkan pada saat pertandingan dan setelah pertandingan. Memang tidak tersorot dan tidak ter-publish ya abang-abang semua," ungkap Adi Satryo melalui akun Instagramnya.
"Alangkah baiknya tidak menggiring opini yang tidak jelas tanpa informasi. Dan terlepas dari itu semua, saya tidak bermaksud mencederai sama sekali. Tolong lebih pandai lagi dalam mencerna hal dan tidak membawa keluarga yang tidak tahu apa-apa," jelas Adi Satryo dalam unggahan di akun instagramnya.
Seperti diketahui sebelumnya, kemenangan perdana Persib atas PSIS Semarang diraih dengan dramatis.
Dalam laga di pekan ke-9 itu, PSIS Semarang hanya bermain dengan 9 pemian, setelah Adi Satryo dan Luthfi Kamal diganjar kartu merah.
Meski bermain dengan 9 pemian, PSIS cukup berhasil mengimbangi permainan Persib, namun harus kalah dengan dua gol dari eksekusi Marc Klok dari titik 12 pas. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun