SUARA GARUT - Jika daerah perkotaan jadi etalase kondisi suatu daerah, maka sepertinya aneh bila Kabupaten Garut, Jawa Barat yang kondisinya kotor dan semrawut bisa masuk nominasi penilaian Adipura 2023.
Bahkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kabupaten Garut, Jujun Juansyah pun mengaku kaget seolah tak percaya dengan masuknya Garut dalam nominasi penilaian Adipura tersebut
"Memang untuk adipura ini kita juga cukup dikagetkan Ya, jadi kita dapat informasi seminggu yang lalu, bahwa Garut masuk kategori penilaian adipura." Ujar Jujun Juansyah, Kamis 31 Agustus 2023.
Jujun mengatakan, ada 18 Kabupaten/ Kota dari Jawa Barat yang masuk nominasi penilaian adipura tersebut, salahsatunya yakni Kabupaten Garut.
Menurutnya, yang masuk dalam kategori penilaian itu cukup banyak, dari kondisi-kondisi salahsatunya yang paling krusial itu yaitu Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah
Dikatakannya, meskipun penilaian ini merupakan kategori yang paling bawah, namun tetap saja harus dilakukan secara fokus.
"Jadi kita ini lebih ke sertifikat adipura, bukan adipuranya. Karena memang ada tingkatan, jadi lebih ke bagaimana daerah didorong supaya nanti ke depannya punya satu penilaian adipura bukan hanya sertifikat saja." Katanya.
Menurutnya, sertifikat itu lebih ke indikator-indikator upaya yang memang sudah dilakukan oleh kabupaten/ kota. Sedang untuk tahapan ke Adipuranya sendiri masih panjang.
"Tapi, mudah-mudahan ini bagian proses yang akan mengarah kesana." Katanya.
Baca Juga: Curhat Pernah Diejek Soal Fisik, Happy Asmara Ngaku Depresi Hingga Minder untuk Posting Foto
Adapun kategori penilaian di atas TPA lanjut Jujun, itu terkait dengan pasar, sekolah, rumah sakit, jalan dan drainase.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Siapa 'Pimpinan Berjenjang' BPK yang Disebut Titin Rita dalam Kasus Edison Muara Enim?
-
Jutaan Ikan Mati Mendadak di Mempawah, Kerugian Pembudidaya Diperkirakan Miliaran
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Piala Dunia 2026 Dimulai! Jadwal Pembukaan dan Link Streaming Pertandingan
-
Korupsi Makan Bergizi Gratis Memanas! Kejagung Isyaratkan Jumlah Tersangka Bakal Bertambah
-
Iwan Fals, Dewa 19, dan NDX AKA Bakal Ramaikan +62 Coffee R-I Fest 2026
-
Pemuda Bayar Motor Rp12 Juta dengan Uang Palsu, Modusnya Terbongkar dalam Hitungan Menit
-
Listrik Jabodetabek Padam Bergilir
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia