SUARA GARUT - Datang dan pergi adalah hal biasa dalam kehidupan. Begitupun dengan jabatan, yang datang memegang jabatan, dan yang pergi melepaskan jabatannya.
Ipa Hapsiah Yakin cukup lama menjadi orang penting di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Garut sejak tahun 208 hingga 2023 dengan jabatan terakhir sebagai Ketua.
15 tahun bukan waktu yaang sebentar, tentunya suka duka selama bertugas menjadi pengawas pesta demokrasi pernah dirasakan Ipa dan rekan.
"Kesannya itu bahagia, sedih dan penuh dinamika. Tapi itu bisa diselesaikan sesuai prinsif kerja kami sesuai regulasi yaitu kolektif kolegial. Alhamdulillah dengan soliditas, menjaga integritas, mentalitas dan profesionalitas, tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan," katanya, sedikit terbata bata, ditemui Sabtu, 8/9/2023).
Dalam pertemuan dengan awak media itu, Ipa sempat mengutarakan beberapa keberhasilan selma kepemimpinannya dari tahun 2018 hingga 2023. Salah satunya mampu menangani Pemilu 2019 dengan sukses tanpa ekses.
"Pemilu 2019 bisa dipertanggungjawabkan kepada publik. Kita pun dari kerja kerja kita sampai hari ini kita selesai dengan terhormat, tidak ada ke DKPP dan tidak ada apapun. Kami juga keberhasilan menindak pelanggaran Pemilu ada kepala desa sampai vonis, PPK Tarogong Kaler, PPK Karangpawitan meskipun putusannya onslag. Tapi itu keberhasilan kami," katanya.
Ipa berpesan kepada adik adik nya di Komisioner yang baru dilantik untuk melanjutkan tonggak kepemimpinannya di Bawaslu.
"Kepada Komisioner yang baru dilantik saya ucapkan selamat bekerja, apa apa yang baik dari kami supaya dipertahankan dan apa apa yang kurang supaya ditingkatkan," katanya
Tak Iupa Ipa juga memuji peran Koordinator Sekretariat Bawaslu Garut, Iwan Setiawan dengan kinerjanya yang dinilainya sangat baik.
"Pak iwan ini luar biasa kerjanya, kami sangat terbantu oleh beliau. Kami sangat mengapresiasi Pak Iwan ini," katanya.
Sementara itu Ketua Bawaslu Garut periode 2023/2028, Ahmad Nurul Syahid, menanggapi pesan seniornya itu, berjanji akan meningkatkan hal baik yang telah dicapai Bawaslu periode lalu.
"Karena saya juga bagian dari Bawaslu periode lalu, saya tahu banyak keberhasilan yang telah diraih terutama dalam menyukseskan Pemilu 2019 lalu, tentunya akan kami tingkat. Kelemahannya saya rasakan dari koordinasi dengan lembaga eksternal," ungkapnya.
Menurutnya Pemilu hari ini bukan hanya tanggung jawab penyelenggara, tapi tanggung jawab semua elemen masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
5 Jenis Pompa Air Sesuai Kedalaman Sumur, Ketahui agar Tidak Salah Beli
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Tuhan, Aku Ingin Sembuh: Buku Healing Bernuansa Spiritual yang Menguatkan
-
Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'
-
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?
-
Grace Natalie Pamer Kaos Jokowi Berjaket PSI, Isyarat Gabung Makin Kuat
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Apakah Pompa Air Boleh Nyala Terus? Ini Cara Merawat yang Benar agar Awet
-
Modal Pistol Korek Api, Mahasiswa di Bekasi Nekat Rampok Minimarket Rp12 Juta