SUARA GARUT - Mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, mengaku salah dalam proses pembangunan joging track yang berlokasi di SOR RAA Adiwijaya, Ciateul, Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul yang menghabiskan anggaran Rp. 1,3 miliar.
"Ini kesalahan, kelemahan saya dalam hal komunikasi dengan beliau (Bupati Garut, Rudy Gunawan). Saya merasa sudah menyampaikan laporan, tapi kan Pak Bupati waktu itu lagi sibuk, lagi apa dikira belum. Tapi semua proses saya tempuh," katanya.
Hal itu dikatakan eko, terkait pelaporan kepada Bupati Rudy sehubungan adanya perubahan rencana pembangunan skate park BMX menjadi joging track yang jadi kekagetan Bupati, serta jadi sorotan masyaraka. Mengingat besarnya anggaran yang dikucurkan Pemda Garut pada tahun anggara 2022 itu.
Ditegaskan Eko perubahan rencana pembangunan skate park BMX menjadi jogging track itu sebelumnya telah dibicarakan dengan dinas, atau instansi terkait lainnya.
"Ada perubahan parsial itu kita bahas dengan Bappeda dan segala macam, itu tidak dibahas hanya oleh Dispora, tidak sembarangan. Sampai ada di perubahan itu tidak hanya kita, tidak bisa kita merubah sendiri DPA. Perubahan itu melalui sistem dan datanya ada jejak digitalnya, kapan perubahannya, siapa yang merubahnya," katanya
Eko menuturkan dari awal rencana pembangunan adalah joging track, kemudian ada tambahan anggaran sebagai bentuk perhatian bupati untuk kegiatan sirkuit BMX, lapang tembak indoor, serta pembebasan lahan untuk paguron pencak silat dan pembebasan lahan untuk landing para layang
"Masuklah anggaran itu di perencanaan APBD awal. Nah begitu masuk, saya di briefing menyampaikan, ternyata untuk lapang tembak serta sirkuit BMX. Saya komunikasikan, dibahas, terus saya koordinasikan dengan dinas teknis, karena SOR itu ada set plan. Tidak bisa ada anggaran langsung diterapkan, tapi harus disesuaikan dengan set plan," tuturnya.
Adapun yang bisa disesuaikan dengan set plan yang ada di SOR tersebut, lanjut Eko, adalah sirkuit BMX, karena yang ada di set plan itu adalah joging, dan taman, maka yang bisa disesuaikan dengan itu adalah Sirkuit BMX.
"Makanya kita rencanakan, anggarannya kita bikinkan joging track dengan konsep di dalam taman itu bisa dibuatkan sirkuit BMX, tepatnya dalam istilah olahraga itu skate park. Karena kalau murni sirkuit BMX ini lahan tidak mencukupi," katanya.
Baca Juga: Ngaku Bete Dijodoh-jodohkan, Fuji: Kalian Tak Berhak Atur Percintaan Saya
Dengan demikian, lanjut Eko, disepakati konsep pembangunannya berupa taman yang di dalamnya ada skate park dan diluarnya ada joging track.
Adapun joging track yang ada di stadion sepakbola Dalem Bintang itu katanya, penggunaannya hanya khusus untuk para atlet dan pertandingan resmi bukan untuk masyarakat umum. Sehingga disediakan lah joging track untuk umum.
Menurutnya, pembangunan skate park BMX itu merupakan rencana pembangunan berkelanjutan. Sebab anggaran Rp. 1,3 milyar itu hanya cukup untuk pembangunan joging track, pembayaran konsultan, pengawasan dan pelaksanaan.
"Ini berlanjut, karena gambar keseluruhannya sudah ada. Sebetulnya yang di tengah joging track ini bisa dimanfaatkan untuk skate park BMX, karena untuk BMX ini tidak perlu dibangun untuk jalan, tanah pun bisa dimanfaatkan,"
Ditanya soal batalnya pembangunan Gedung Pemuda yang diusung KNPI Garut tahun ini, Eko mengaku tak tahu, sebab hal itu sudah bukan kewenangannya lagi.
"Kalau saya kan hanya untuk perencanaan hingga penganggaran saja. Kenapa sekarang tidak? Itu yang lebih paham betul kepala dinas yang baru (Ade Hendarsyah). Mungkin ada hal hal teknis atau bagaimana," katanya
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci
-
Deretan Pemain The Lord of the Rings: The Hunt for Gollum Terungkap, Ada Jamie Dornan
-
Gubernur Andra Soni Sabet KWP Awards 2026, Dinilai Paling Peduli Pendidikan di Banten
-
Film Horor Komedi Gudang Merica Siap Tayang, Kisah Teror Mahasiswa Koas di Rumah Sakit
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
Ular di Warung Ibu
-
6 Film Horor 2026 Paling Dinantikan yang Siap Menghantui Bioskop!
-
Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS