SUARA GARUT - Tanggal 28 September merupakan hari lahir (Harlah) Persatuan Sepakbola Indonesia Garut (Persigar) yang lahir pada tahun 1949. Usianya yang lebih dari setengah abad ini, tentunya banyak harapan digantungkan pada pengurus tim kebanggaan masyarakat Garut ini.
Posisi Persigar saat ini masih terseok-seok di kasta sepakbola Indonesia terendah Liga 3. Padahal di era kompetisi perserikatan, prestasi Persigar hampir menyamai Persib Bandung, Persita Tangerang, Persikab Kabupaten Bandung, maupun tim Jawa Barat lainnya yang pernah berlaga di Divisi Utama Perserikatan.
Pada era liga sepakbola Indonesia tahun 2000-an Persigar nyaris lolos ke Liga 2 namun gagal dalam pertandingan penentuan di Yogyakarta.
Kini Persigar merangkak kembali di Liga 3 Seri 1 Jawa Barat. Kompetisi di kasta terendah ini pun akan segera bergulir November tahun ini. Namun transisi kepengurusan Persigar di bawah pengurus care taker belum melakukan persiapan apapun menyongsong kompetisi yang akan segera bergulir itu.
Kepengurusan sementara Persigar itu, kini baru membentuk tim U-17 untuk gelaran Piala Soeratin.
Adalah bobotoh, atau suporter Persigar yang tergabung dalam komunitas Garut Mania (Garman) berharap tahun ini tim kesayangannya bisa mencapai prestasi yang membanggakan setelah belasan tahun miskin prestasi.
"Untuk di ulang tahun Persigar ini, harapan kita (suporter Garman) setelah ada perubahan dalam kepengurusan persigar bisa lebih baik dari berbagai aspek. Baik dari pengelolaan tim, financial serta prestasi yang akan di dapat di tahun ini," kata Panglima Garman, Wildan Romadon, Kamis (28/9/2023).
Lanjut Wildan, sesuai dengan tagline nya '#74WARA'. Ia berharap kedepan bisa sama sama melihat kesuksesan Persigar di kancah sepakbola nasional, minimal liga 2.
"Terakhir berbincang dan mendengarkan arahan dari Pak Bupati liga 1, mudah mudahan menjadi target para pengurus baru juga. Kita akan terus dukung bersama untuk kemajuan tim persigar ini," tegasnya.
Baca Juga: Rekomendasi 5 Objek Wisata di Garut, Ada Tempat Camping yang Lagi Viral!
Harapan sama juga disampaikan Jemi (50) mantan pemain Persigar era tahun 90-an. Ia ingin kepengurusan Persigar sekarang, maupun yang definitif nanti lebih solid.
"Sebagai mantan pemain, saya dan teman teman berharap kepengurusan Persigar lebih solid dan di dalamnya juga ada para mantan Persigar yang jadi pengurus, atau pelatih. Sebab para mantan banyak yang jadi pelatih dan berlisensi," katanya.
Selain itu, Ia berharap Pemkab Garut lebih mendukung untuk kemajuan Persigar di tahun ini dan ke depan.
"Kalau bisa untuk liga 3 ini segera ada persiapan, dan kalau bisa ada pertemuan dengan para mantan agar bisa memberikan masukan kepada pengurus untuk meningkatkan prestasi sepakbola Garut," katanya.
Momen Soeratin dan liga 3 tahun ini mudah mudahan jadi tonggak kebangkitan sepakbola Garut dengan pengelolaan yang lebih baik.
Untuk mewujudkan mimpi insan sepakbola Garut, Bupati Rudy Gunawan dan Wakilnya, Helmi Budiman telah membangun fasilitas Stadion Sepakbola Dalem Bintang di Komplek SOR RAA Adiwijaya yang cukup representatif dengan standar internasional.
"Stadion ini dibangun untuk kemajuan sepakbola Garut, tapi jangan digunakan sembarangan. Stadion ini untuk pertandingan resmi, untuk pertandingan biasa, atau untuk latihan itu ada Kerkhof dan Jayaraga. Kerkhof tahun ini kita ganti dengan sintetis," katanya.
Pemkab Garut juga akan menganggarkan rumput sintetis untuk revitalisasi Stadion Jayaraga di tahun 2024. Sedangkan pengerjaan lapangan rumput sintetis di Kerkhof sudah dimulai pada pekan terakhir bulan ini. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
BNPB Minta Warga Segera Laporkan Kerusakan Rumah Usai Gempa NTT
-
Daftar e-Wallet yang Dapat Promo Top-up BRImo Spesial 17 Agustus
-
Gempa Dahsyat NTT, BMKG: Baru Terjadi Lagi Setelah 30 Tahun Silam
-
Top-Up E-Wallet dan Pulsa di BRImo Langsung Dapat Cashback! Buruan, Kuota Terbatas
-
Deretan Sepeda Lipat Pacific Paling Populer, Cocok untuk Gowes Harian
-
Binance Perpanjang Airdrop RLUSD, Ini Cara Klaim 1 Juta XRP yang Dibagikan
-
Daftar Atlet Wakil Indonesia di BWF World Championship 2026
-
Kapal Tenggelam di Perairan Rupat, 3 Pekerja Migran Masih Hilang
-
BNI Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT, Pastikan Layanan Perbankan Tetap Berjalan
-
15 Contoh Teks Doa HUT Ke-81 RI pada 17 Agustus 2026 yang Penuh Makna