Suara.com - Puasa dalam Islam tidak hanya dimaknai sebagai menahan diri dari makan dan minum sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, tapi juga sebagai sarana pembinaan akhlak dan pengendalian diri secara menyeluruh.
Ibadah ini bertujuan membentuk pribadi yang bertakwa, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Quran bahwa puasa diwajibkan agar manusia mencapai derajat ketakwaan.
Oleh karena itu, puasa memiliki dimensi lahiriah dan batiniah yang sama-sama penting untuk dijaga.
Dalam praktik sehari-hari, banyak umat Islam yang masih mempertanyakan apakah amarah, emosi berlebihan, atau perilaku tidak terpuji lainnya dapat membatalkan puasa.
Situasi seperti tekanan pekerjaan, masalah keluarga, atau kelelahan fisik sering kali memicu emosi, terutama ketika seseorang sedang berpuasa.
Tidak jarang muncul anggapan bahwa selama tidak makan dan minum, maka puasa tetap sah meskipun seseorang marah-marah atau berkata kasar.
Pertanyaan ini menjadi penting karena puasa bukan sekadar ibadah ritual, melainkan juga latihan spiritual untuk menundukkan hawa nafsu.
Islam memberikan perhatian besar terhadap pengendalian emosi, termasuk amarah, karena hal tersebut sangat berkaitan dengan kualitas puasa seseorang.
Untuk memahami persoalan ini secara utuh, diperlukan penjelasan berdasarkan Al-Quran dan hadis Nabi Muhammad SAW, khususnya yang membahas tentang menahan hawa nafsu dan menjaga perilaku selama menjalankan ibadah puasa.
Baca Juga: Pemerintah Klaim Harga Pangan Masih Stabil Jelang Imlek dan Ramadan
Apakah Marah Dapat Membatalkan Puasa?
Secara hukum fikih, marah-marah tidak termasuk dalam hal-hal yang membatalkan puasa.
Puasa batal apabila seseorang melakukan perbuatan tertentu seperti makan, minum, berhubungan suami istri di siang hari Ramadan, atau hal lain yang secara jelas membatalkan puasa sebagaimana dijelaskan para ulama.
Dengan demikian, marah tidak membatalkan puasa secara hukum.
Jadi, meskipun tidak membatalkan secara fikih, marah dapat mengurangi bahkan menghilangkan pahala puasa.
Nabi Muhammad SAW menegaskan bahwa puasa tidak hanya menahan lapar dan haus, tapi juga menahan diri dari perbuatan dan ucapan yang buruk.
Dalam sebuah hadis, Rasulullah bersabda:
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Siap-Siap! Bekasi Bakal Punya Pusat Lifestyle Baru dengan Vibes Alfresco yang Estetik
-
Produk Makanan Thailand Makin Diburu, Ternyata Ini yang Bikin Orang Ketagihan
-
Survei Ipsos 2026: Koneksi ke Platform Belanja Online Kini Jadi Alasan Orang Pilih Bank Digital
-
Bye-Bye Macet! Mengapa Filosofi 10 Minute City Living Jadi Kunci Kualitas Hidup Modern
-
Biar Muka Glowing Alami Pakai Apa? Ini Skincare Murah Viva yang Bisa Dicoba
-
3 Zodiak yang Kehidupannya akan Lebih Baik Setelah 13 Mei 2026, Waktunya Jemput Kebahagiaan!
-
Siap-Siap Kaya, 7 Shio Ini Mendadak Banjir Rejeki Tanpa Diduga pada Bulan Mei 2026
-
6 Shio Paling Beruntung dan Berlimpah Cuan Pada 14 Mei 2026
-
5 Skincare Laneige untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Bisa Lawan Keriput hingga Garis Halus
-
Di Tengah Krisis Ikim, Mahasiswa Engineering Didorong Hadirkan Solusi Lingkungan Berkelanjutan