SUARA GARUT - Partai Ummat merupakan New comer di pentas politik negeri ini, namun lahir dengan dibidani tokoh politik nasional sekaligus tokoh reformasi, H. Amien Rais. Maka, tak heran meski berusia belia namun cepat dikenal dan pertumbuhannya seolah lebih cepat dari usianya.
Partai berlambang bintang berwarna emas itu, di Kabupaten Garut, Jawa Barat misalnya, sudah memiliki kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang di seluruh kecamatan yang berjumlah 42 Kecamatan.
Partai yang didirikan tahun 2021 itu, langsung tancap gas dengan target 6 kursi DPRD Garut pada Pemilu 2024. Untuk itu Partai yang memiliki slogan Lawan Kezaliman, Tegakkan Keadilan itu, memberikan pembekalan politik kepada calon legislatif nya di hotel berbintang Fave Hotel, Jalan Cimanuk, Garut, Sabtu (7/10/2023).
Ketua DPD. Partai Ummat Kabupaten Garut, H. Yayat Hidayat, menjelaskan materi pembekalan kepada para Caleg, yakni tentang strategi pemenangan Pemilu, FGD pembentukan komitmen para caleg tentang pemenangan Partai Ummat di Kabupaten Garut, peraturan dan tugas tugas jika nanti mereka terpilih sebagai anggota legislatif.
"Ya bagi patai baru, Partai Ummat Alhamdulillah kita telah berhasil membentuk pengurus tingkat kecamatan sebanyak 42 kecamatan," katan H. Yayat Hidayat di Kassiti 3 Fave Hotel Garut.
H. Yayat, mengemukakan alasan pembekalan kepada para Calegnya itu di hotel berbintang, karena ingin menunjukan bahwa Partai Ummat itu ada dan betul-betul bisa memberikan pembekalan pada caleg.
"Memberikan pembekalan para caleg yang memang tempat ini representatif. Sebetulnya bisa saja pembekalan para Caleg ini di tempat yang ekonomis tapi kan niat nya tadi guna menambah semangat baru," katanya.
Alasan lain lanjut Yayat, pembekalan ini bisa dijadikan ghiroh kepada para Caleg, atau support secara psikologis, bahwa dari DPD juga memperhatikan para caleg.
Sekretaris Majelis Pengawas Partai Daerah (MPPD) DPD Partai Ummat Garut, Ustadz Aep Saefurrohman mewakili Ketua MPPD, H. Gani Yasa, mengatakan, acara pembekalan di Fave Hotel itu, merupakan strategi untuk pemenangan Pemilu 2024 dengan target 6 Kursi di DPRD Garut. .
Baca Juga: 5 Rekomendasi Tempat Wisata Religi Terpopuler di Garut, Ziarah Makam Leluhur
"Jadi tadi sudah dibahas diperlukan soliditas dan solidaritas sehingga masing-masing caleg tidak merasa bekerja sendiri jadi ada kebersamaan kalau dari dapil itu ada yang menang yang lainnya tidak merasa kalah," kata Caleg DPRD Jawa Barat dari Dapil Garut itu.
Dikatakan Aep, sama dengan politik kolektif koligial, memang stretegi yang dibangun strategi optimisme walaupun partai baru dengan dana sedikit tapi partainya bisa menggelar acara di hotel berbintang.
"Alhamdulillah dengan adanya kegiatan di sini, semangatnya jadi lebih terbangun lagi. Mudah mudahan dengan seringnya mengadakan kegiatan seperti ini, kami akan lebih mudah menghadapi tantangan yang berat ini," katanya.
Disebutkannya, untuk bisa meraih target 6 Kursi ini memang cukup berat, karena harus berebut suara dengan partai yang sudah lebih dulu ada, sementara partainya baru berumur 2 tahun belum memiliki dana yang cukup.
"Untuk cost politik saja tidak ada, tapi dengan keikhlasan mereka para Caleg sudah banyak yang melakukan sosialisasi, mudah mudahan ada pertolongan Allah," katanya.
Meski partai Ummat harus bersaing dengan Partai Amanat Nasional yang baiknya sama, yakni suara kalangan Muhammadiyah, namun pihaknya tetap optimis bisa meraih target dengan mengusung idealisme bukan pragmatis. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan