SUARA GARUT - Seorang aktivis kemanusiaan Panji Nurhakim (30) warga Kampung Situ Gede, Desa Sutujaya, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, meninggal dunia setelah mengalami luka senjata tajam di bagian punggung, Minggu 15 Oktober 2023, sekitar pukul 01.00 WIB.
Korban dikenal sebagai Aktivis yang peka terhadap isu-isu sosial dan kemanusiaan, korban juga diketahui sebagai pendiri Aliansi Masyarakat Peduli Kemanusiaan.
Ihwal kejadian saat itu korban bersama dua rekannya bertemu dengan enam orang yang diduga pelaku penganiayaan di Jalan Ahmad Yani Timur, Kampung Cibangban, Desa Karangmulya, Kecamatan Karangpawitan, Garut.
Empat orang pelaku pembacokan aktifis kemanusiaan di Garut itu berhasil diamankan polisi.
Polisi memastikan ada dua orang yang menjadi korban pembacokan. Satu korban tewas dengan banyak luka benda tajam, sementara satu korban lagi selamat.
Ketua MAGMA (Masyarakat Garut Anti Maksiat), Aceng Luqman, meminta pihak kepolisian segera menetapkan tersangka dan meminta menjerat tersangka dengan pasal berlapis.
“Ini kejadian yang sangat keji seorang aktivis yang peduli kemanusiaan ditikam tanpa belas kasian sampai meninggal dunia di tempat,” katanya.
Dari Hasil BAP yang viral di media sosial, kepolisan menetapkan terduga pelaku dengan pasal penganiayan berat.
”kenapa kepolisan menetapkan pasal penganiayaan? padah sudah jelas ini bentuk pembunuhan yang direncanakan, maka saya meminta secara tegas kepada pihak kepolisan Garut, untuk menetapkan tersangka dengan pasal pembunuhan berencana dengan hukuman maksimal 20 Tahun Penjara,” tegas Aceng sapaan akrabnya.
Baca Juga: Istri Wabup Garut Ingatkan Masyarakat Tidak Gunakan Minyak Goreng Lebih dari 3 Kali Pakai
Usai dilakukan otopsi di RS Sartika Asih Bandung, jenazah disemayamkan di Mesjid STAIPI Garut pada Minggu sore. Sholat jenazah dipimpin oleh Ketua PD Persis Garut, Ustad Enna dan diikuti para dosen, dan rekan rekan korban.
Ribuan massa mengantar almarhum Panji Nurhakim ke peristirahatan terakhir di Kampung Situ Gede, Desa Situ Gede, Kecamatan Karangpawitan. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Shayne Pattynama Sesumbar Jelang Indonesia vs Vietnam: Kami Sangat Percaya Diri!
-
Guru Les Cabuli 29 Murid, Mengapa Kekerasan Seksual Anak Kerap Dilakukan Orang Terdekat?
-
Grab Perkuat Teknologi Keselamatan Transportasi Online, AI hingga AudioProtect Plus
-
Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan
-
Istana Tanggapi Putusan MK soal Anggaran MBG Harus Dipisah dari Pendidikan
-
Portofolio Digital Jadi Ijazah Baru, Senjata Gen Z Tembus Dunia Kerja?
-
Rugi Rp25,2 Miliar! Diana Pungky Polisikan Mantan Asisten Terkait Penggelapan dan TPPU
-
Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak
-
Whooz Bikin UMKM Tak Perlu Lagi Investasi Server dan Jaringan
-
Piala Presiden 2026: Persija Bisa Tersingkir Meski Bantai PSMS Medan