/
Rabu, 23 November 2022 | 11:57 WIB
Cristiano Ronaldo berseragam MU (Foto: ANTARA)

Cristiano Ronaldo dan Manchester United (MU) mengumumkan untuk berpisah setelah wawancara  bintang timnas Portugal tersebut bersama seorang jurnalis senior menjadi kontroversi.

Manchester United mengkonfirmasi kepergian Ronaldo dalam sebuah pernyataan, pada Selasa (23/11) malam. Pihak "Setan Merah" berterima kasih atas waktu yang diberikan Ronaldo di klub dan berharap ia bersama keluarga selalu dalam keadaan baik.

Setelah lama bungkam, pemain berusia 37 tahun ini akhirnya angkat bicara untuk pertama kalinya. Dalam sebuah pernyataan resmi, Ronaldo mengatakan, setelah terjadi perundingan dengan Manchester United, semua sepakat untuk mengakhiri kontrak lebih awal.

"Saya mencintai Manchester United dan saya mencintai para penggemar, itu tidak akan pernah berubah. Namun, rasanya ini waktu yang tepat bagi saya untuk mencari tantangan baru. Saya berharap tim sukses untuk sisa musim ini dan untuk masa depan," ujar Ronaldo, dikutip dari Daily Star, Rabu (23/11/2022).

Ronaldo sebelumnya menuduh United melakukan "pengkhianatan" dalam wawancaranya bersama dengan Piers Morgan. 

"Ya saya merasa dikhianati, dan saya merasa beberapa orang tidak menginginkan saya di sini, bukan hanya tahun ini, tapi tahun lalu juga," kata Ronaldo dalam wawancara tersebut.

Dalam wawancara, Ronaldo juga membeberkan keputusannya untuk bergabung kembali dengan MU pada musim panas 2021 adalah keputusan yang tepat dan dibuatnya dengan kesadaran penuh.

Padahal, saat itu, ia mengaku sudah hampir menandatangani kontrak dengan Manchester City.

Namun, pesan dari Sir Alex Ferguson, kenangan bersama MU dan para penggemar, serta sejarahnya bersama MU, membuatnya ingin kembali.

Baca Juga: Gol Gila Cristiano Ronaldo Mirip Widodo C Putro, Gocekan Terinspirasi Pemain Kelahiran Probolinggo

Load More