Seorang jurnalis Piala Dunia diminta melepas ikatan lengan atau ban kapten pelangi OneLove saat saat melaporkan siaran langsung dari Qatar.
Dalam sebuah unggahan video, jurnalis yang diketahui bernama Jon Pagh tersebut merupakan seorang penyiar Denmark TV 2 Sport.
Saat itu ia sedang bersiap melakukan laporan siaran langsung untuk melaporkan situasi di luar hotel tempat timnas negaranya menginap.
Namun tiba-tiba seorang ofisial Qatar mendekatinya dan mempermasalahkan ikatan lengan yang digunakan karena dilarang oleh FIFA.
"Saya menghargai Anda mengatakan itu kepada saya, tetapi saya tidak dapat membatalkannya," ujar Pagh menjawab teguran kepadanya, dikutip dari Daily Star, Rabu (23/11/2022).
Dia kemudian bertanya: "Mengapa tidak boleh? Apakah karena warnanya?" Pejabat itu menjawab "ya", sebelum mencoba mengalihkan kamera yang dipasang untuk merekam kejadian.
"Itu hanya satu cinta. Itu hanya menghormati semua orang," tambah orang Denmark itu. Dia dan rekan-rekannya kemudian dilaporkan meninggalkan tempat kejadian.
Sebelumnya sebanyak tujuh negara peserta Piala Dunia 2022 Qatar akhirnya batal memakai ban kapten pelangi yang menunjukkan solidaritas kelompok minoritas LGBT.
Alasannya, mereka menghindari sanksi dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA). Pengumuman keputusan itu disampaikan melalui pernyataan bersama pada Senin, 21 November 2022.
Baca Juga: Jajaran WAGs Timnas Inggris yang Rela Sewa Fashion Stylist Demi Tampil Sopan di Qatar
Tujuh negara yang sebelumnya berniat memakai ban kapten pelangi di Piala Dunia 2022 antara lain Inggris, Wales, Belgia, Jerman, Belanda, Denmark, dan Swiss. Ban kapten pelangi atau OneLove ini dianggap sebagai bentuk protes melawan diskriminasi terhadap komunitas LGBT. Namun, dukungan terhadap kelompok minoritas LGBT dilarang di Qatar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur