Tak hanya pemain yang bersihkan loker room usai pertandingan melawan Jerman di Piala Dunia 2022, atau aksi suporter Jepang bersihkan sampah di stadion. Aksi warga Jepang rayakan kemenangan pun patut dicontoh.
Sebuah rekaman kamera CCTV jalanan kota Shibuya, Jepang memperlihatkan detik-detik warga Jepang merayakan kemenangan atas Jerman dengan tertib.
Para warga Jepang tumpah ruah ke salah satu persimpangan terpadat di Shibuya, Jepang untuk merayakan kemenangan atas Jerman.
Namun, aksi mereka tak liar dan urakan. Mereka merayakan momen itu di jalan saat lampu lalu lintas berubah menjadi merah.
Hanya dalam hitungan detik, warga dan turis yang berada di Shibuya itu meluapkan kegembiraan mereka di jalan.
Saat lampu lintas kembali berwarna hijau, dengan tertib mereka menyikir dari tengah jalan ke sisi jalan agar tidak ganggu arus lalu lintas. Pemandangan yang patut untuk dicontoh.
Sebelumnya, para pemain Jepang juga memberi contoh saat membersihkan ruang ganti pasca laga melawan Jerman.
Dari foto yang beredar viral di laman media sosial, tampak kaos-kaos terlipat rapi, gantungan baju berjejer di tempatnya, serta botol minuman serta makanan sisa diletakkan tak berceceran.
Tak hanya itu seperti dilihat dari laporan O Jogo, skuat Jepang meninggalkan hadiah kecil untuk panitia pertandingan Piala Dunia yakni kertas origami berbentuk burung.
Baca Juga: Penelitian Tim Ilmuwan: Brasil Juara Piala Dunia 2022
Ada surat yang bertuliskan ucapan 'Terima Kasih' yang diletakkan di dekat kertas Origami berbentuk burung tersebut.
Kondisi ini pun mendapat pujian dari banyak pihak. Meski dalam euforia kemenangan bersejarah, pemain dan ofisial Jepang tak meninggalkan kebiasaan displin dan hidup bersihnya.
Berita Terkait
-
Sejarah Suporter Jepang Hobi Pungut Sampah di Stadion, Ternyata Sudah Dimulai Sejak 24 Tahun yang Lalu!
-
Link Live Streaming Uruguay vs Korea Selatan: Wakil Asia Berjaya Lagi?
-
Argentina dan Jerman Ditumbangkan Tim Asia, Legenda Belanda: Itulah Piala Dunia
-
Piala Dunia 2022: Cristiano Ronaldo Satu-satunya Pemain Portugal yang Pernah Bobol Ghana
-
Rafathar Dibully Usai Tim Sepak Bola Dunia yang Didukungnya Kalah
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
MJM 2026: Bank Mandiri Hadirkan Mandiri Bakti Kesehatan, Dukung UMKM dan Warisan Budaya Yogyakarta
-
Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas
-
Teka-Teki Mayat Wanita di dalam Innova Pelat Merah di Parkiran Terminal 1 Bandara Juanda
-
Dua Warga Tertembak dan Mess Dibakar, Bagaimana Kerusuhan di PT BCP Group Wilmar Bermula?
-
Piala Dunia 2026: Momen Gol Kedua Portugal, Nuno Mendes Curi Tendangan Bebas Milik Ronaldo?
-
Bunga Kredit PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen, OJK Mendadak Beri Peringatan
-
Dugaan Pelecehan Seksual Pimpinan Bank, Netizen Serbu Akun Direktur Utama BSI
-
Alfeandra Dewangga Resmi Tinggalkan Persib, Ungkap Alasan Berat di Balik Keputusannya
-
Evaluasi MBG, Luhut Soroti Pelaksanaan Serentak
-
Harry Kane Ungkap Masalah Utama Inggris Usai Ditahan Ghana di Piala Dunia 2026