Mantan wasit Liga Inggris, Mark Halsey memiliki pandangan tersendiri soal penalti yang diberikan wasit pada laga Portugal vs Uruguay di grup F Piala Dunia 2022, Selasa (29/11/) dinihari WIB.
Pada masa injury time tepatnya pada menit ke-90+3, wasit asal Iran Alireza Faghani menunjuk penalti untuk Portugal.
Hal ini lantaran wasit menilai bahwa pemain Uruguay, Jose Maria Gimenez melakukan handball di kotak terlarang untuk menghalau sepakan dari Bruno Fernandes.
Menurut Halsey, keputusan wasit yang didukung oleh VAR itu sangat tidak tepat. Menurunya, tangan dari Gimenez tidak aktif untuk menahan bola tendangan Fernandes.
"Tapi lengan atau tangannya berada di posisi belakang hingga menahan dirinya terjatuh," ucap Halsey seperti dilansir dari The Sun.
"Dia tidak membuat tubuhnya lebih besar, itu bukan tindakan disengaja dan faktor kedekatan dengan bola bukan hal yang bisa tentukan penalti," lanjutnya.
"Ini bukan faktor kesengajaan dan jelas saya tidak tahu mengapa wasit yang bertugas di VAR yakni Abdulla Al-Marri dari Qatar juga ikut mendukung," ungkap Halsey.
Portugal pada matchday kedua melawan Uruguay berhasil meraih tiga poin dengan memenangkan pertandingan 2-0.
Dua gol Portugal diborong oleh pemain Manchester United, Bruno Fernandes. Kemenangan ini membuat Portugal dipastikan lolos ke babak 16 besar bersama Brasil dan Prancis.
Berita Terkait
-
Ada Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, Berikut 5 Pemain Tertua yang Cetak Gol di Piala Dunia 2022
-
Baru Matchday Kedua, Dua Negara Ini Sudah Dipastikan Tersingkir dari Piala Dunia 2022
-
Misi Berat Amerika Serikat di World Cup Lawan Iran: Menang atau Pulang Kampung
-
7 Istilah dalam Sepak Bola yang Perlu Kamu Tahu, Simak Yuk!
-
Profil Zakaria Aboukhlal, Pemain Maroko yang Pandai Mengaji dan Rutin Jadi Imam
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
PT KAI Imbau Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun Kertapati saat CFD Ampera Minggu Pagi
-
5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hentak Panggung Hammersonic 2026, Vokalis Speed Takjub Lihat Ribuan Hardcore Jakarta
-
Penyelundupan 1.532 Burung dalam Kardus Bekas Digagalkan di Tol Bakter
-
Dituduh Jual Skincare Merkuri, Heni Sagara Seret Buzzer hingga ke Pengadilan
-
Dochi Perkenalkan 'Senjata Baru' Pee Wee Gaskins di Hammersonic 2026, Keyboardist Pindah Haluan
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Milos Raickovic Ungkap Makna Selebrasi Saat Persebaya Menang 4-0 atas PSBS Biak