Bak drama korea alias drakor, tim Korea Selatan sukses mengalahkan Portugal pada matchday terakhir grup H yang berlangsung di Education City Stadium, Sabtu (2/12).
Korsel menang 2-1 atas Portugal. Dua gol kemenangan Korsel dicetak oleh Kim Young-gwon menit ke-27 dan Hwang Hee-chan pada menit 90+1.
Sedangkan satu gol Portugal dicetak oleh Ricardo Horta pada menit ke-5. Bintang Portugal, Cristiano Ronaldo pada laga itu tampak kesulitan menembus rapatnya pertahanan Korsel.
Salah satu bek Korsel, Kim Young-gwon usai pertandingan menyebut Ronaldo sepanjang 2x45 menit hanya bisa mengomel dan menggerutu karena kesulitan menembus pertahanan timnya.
"Memang benar dia lebih tua dan terlihat lambat, dia hanya pemain yang hanya lepaskan satu tembakan," ucap Young-gwon seperti dilansir dari seoul.co.kr
Lebih lanjut bek berusia 32 tahun itu mengatakan sepanjang pertandingan, para pemain Portugal lebih banyak mengutuk dan keluarkan caci maki.
"Sepertinya dia (Cristiano Ronaldo) terus mengutuk dalam bahasa Portugis. Kami juga memiliki banyak staf Portugal, jadi kami mengetahui itu. Mereka juga sering berbicara seperti itu," lanjutnya.
Sementara itu, pencetak gol Korsel, Cho Gue-sung menyebut bahwa bahwa ia sempat beradu argumen dengan Cristiano Ronaldo.
Menurutnya, eks pemain Manchester United itu sempat marah-marah saat mendapat penjagaan ketat darinya.
Baca Juga: Profil Tim 16 Besar Piala Dunia 2022, Amerika Serikat: Skuat Football Coba Ukir Sejarah
"Ronaldo menyuruh saya menjauhinya, lalu ia tiba-tiba mengumpat dalam bahas Portugis. Ia berteriak agar saya cepat pergi dan menyuruh saya diam," ungkap Cho Gue-sung.
Namun Ronaldo usai pertandingan kepada Marca menyebut bahwa pemain Korsel itu yang menyuruhnya diam.
"Pemain Korsel itu menyuruh saya untuk pergi dan dia hanya menyuruh saya diam karena saya bukan wasit," ucap Ronaldo.
"Tidak perlu ada kontroversial. Pertandingan ini memang penuh dengan tensi tinggi. Yang paling penting, kami melaju ke babak berikutnya," ujarnya.
Berita Terkait
-
Profil Tim 16 Besar Piala Dunia 2022, Amerika Serikat: Skuat Football Coba Ukir Sejarah
-
Outfit Pelatih Amerika Serikat Pakai Sneaker di Piala Dunia 2022, Bikin Gaya Kece Maksimal
-
Nestapa Timnas Uruguay, Gagal Lolos ke Babak 16 Besar Meski Menang di Laga Terakhir
-
Profil Tim 16 Besar Piala Dunia 2022, Belanda: Tim Orange Berburu Mahkota Pertama
-
16 Daftar Tim yang Lolos ke Babak Selanjutnya di Piala Dunia Qatar 2022
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata