/
Sabtu, 03 Desember 2022 | 11:45 WIB
Cristiano Ronaldo di matchday ketiga grup F Piala Dunia 2022 antara Korsel vs Portugal (seoul.co.kr)

Bak drama korea alias drakor, tim Korea Selatan sukses mengalahkan Portugal pada matchday terakhir grup H yang berlangsung di Education City Stadium, Sabtu (2/12). 

Korsel menang 2-1 atas Portugal. Dua gol kemenangan Korsel dicetak oleh Kim Young-gwon menit ke-27 dan Hwang Hee-chan pada menit 90+1. 

Sedangkan satu gol Portugal dicetak oleh Ricardo Horta pada menit ke-5. Bintang Portugal, Cristiano Ronaldo pada laga itu tampak kesulitan menembus rapatnya pertahanan Korsel. 

Salah satu bek Korsel, Kim Young-gwon usai pertandingan menyebut Ronaldo sepanjang 2x45 menit hanya bisa mengomel dan menggerutu karena kesulitan menembus pertahanan timnya. 

"Memang benar dia lebih tua dan terlihat lambat, dia hanya pemain yang hanya lepaskan satu tembakan," ucap Young-gwon seperti dilansir dari seoul.co.kr

Lebih lanjut bek berusia 32 tahun itu mengatakan sepanjang pertandingan, para pemain Portugal lebih banyak mengutuk dan keluarkan caci maki. 

"Sepertinya dia (Cristiano Ronaldo) terus mengutuk dalam bahasa Portugis. Kami juga memiliki banyak staf Portugal, jadi kami mengetahui itu. Mereka juga sering berbicara seperti itu," lanjutnya. 

Sementara itu, pencetak gol Korsel, Cho Gue-sung menyebut bahwa bahwa ia sempat beradu argumen dengan Cristiano Ronaldo. 

Menurutnya, eks pemain Manchester United itu sempat marah-marah saat mendapat penjagaan ketat darinya. 

Baca Juga: Profil Tim 16 Besar Piala Dunia 2022, Amerika Serikat: Skuat Football Coba Ukir Sejarah

"Ronaldo menyuruh saya menjauhinya, lalu ia tiba-tiba mengumpat dalam bahas Portugis. Ia berteriak agar saya cepat pergi dan menyuruh saya diam," ungkap Cho Gue-sung. 

Namun Ronaldo usai pertandingan kepada Marca menyebut bahwa pemain Korsel itu yang menyuruhnya diam. 

"Pemain Korsel itu menyuruh saya untuk pergi dan dia hanya menyuruh saya diam karena saya bukan wasit," ucap Ronaldo. 

"Tidak perlu ada kontroversial. Pertandingan ini memang penuh dengan tensi tinggi. Yang paling penting, kami melaju ke babak berikutnya," ujarnya. 

Load More