/
Selasa, 13 Desember 2022 | 19:44 WIB
Driss Fettouhi pemain Maroko yang punya paspor Indonesia (@df_33)

Pada periode 2016, publik Indonesia dikagetkan dengan munculnya sosok pesepak bola kelahiran Casablanca, Maroko bernama Driss Fettouhi. Nama Driss Fettouhi lantaran dirinya memiliki paspor Indonesia. 

Disebut memiliki paspor Indonesia, Driss Fettouhi bahkan sempat digadang-gadang menjadi bagian dari Timnas Indonesia

Publik meminta pelatih Timnas Indonesia saat itu, Alfred Riedl untuk memanggil Fettouhi ke skuat Merah Putih. 

Desakan ini kemudian sempat dikomentari asisten pelatih Riedl saat itu, Wolfgang Pikal. Pikal kala itu mempertanyakan keabsahan atau keaslian paspor Indonesia milik Fettouhi. 

Dari data yang sempat diunggah laman Transfermarkt, Fettouhi diketahui memiliki paspor Indonesia dan juga Maroko. 

Bahkan salah satu situs pemberitaan Maroko, lionsdeatlas.ma menyebut bahwa Fettouhi bisa saja membela timnas Indonesia. 

Menurut situs Maroko tersebut, Fettouhi belum memutuskan untuk memilih kewarganegaraan Indonesia untuk karier internasionalnnya. 

Yang menarik, Fettouhi tidak pernah membela klub di Liga Indonesia. Lantas dari mana paspor Indonesia yang dimiliki Fettouhi? 

Mengutip dari berbagai sumber, paspor Indonesia didapat Fettouhi didapat pada 2013 saat timnas Maroko tampil di ajang Islamic Solidarity Games di Palembang. 

Baca Juga: Timnas Indonesia Ingin Seperti Maroko, Jokowi Bisa Mencontoh Cara Raja Mohammed VI

Konon katanya, salah seorang pejabat Indonesia kemudian memproses paspor Indonesia untuk Fettouhi karena ia dianggap bermain impresif di ajang tersebut. Namun faktanya, Fettouhi tak masuk dalam 25 pemain Maroko yang ada di Palembang. 

Kasus paspor Indonesia milik Fettouhi ini pun terus bergulir bak bola salju. Klub asal Qatar Al Kharaitiyat yang awalnya rekrut Fettouhi akhirnya mendepak pemain Maroko tersebut. 

"Al Kharaitiyat sepakat untuk mengontrak secara resmi Erik Paartalu untuk menggantikan pemain Maroko-Indonesia, Driss Fettouhi, yang tidak bisa melengkapi dokumen pendukung kewarganegaraannya," tulis pernyataan resmi klub. 

Nah bagaimana kabar Fettouhi saat ini setelah kasus tersebut? 

Karier pemain yang berposisi gelandang itu kemudian berlanjut di klub UEA, Dibba Al-Fujairah. Pada 2020, ia bahkan direkrut oleh salah satu klub terbesar Arab Saudi, Al Ahli. 

Di Al Ahli, Fettouhi mencatat 20 pertandingan dan mencetak 2 gol. Pada musim ini, Fettouhi bermain untuk klub Qatar, Al-Markhiya. 

Load More