Pada periode 2016, publik Indonesia dikagetkan dengan munculnya sosok pesepak bola kelahiran Casablanca, Maroko bernama Driss Fettouhi. Nama Driss Fettouhi lantaran dirinya memiliki paspor Indonesia.
Disebut memiliki paspor Indonesia, Driss Fettouhi bahkan sempat digadang-gadang menjadi bagian dari Timnas Indonesia.
Publik meminta pelatih Timnas Indonesia saat itu, Alfred Riedl untuk memanggil Fettouhi ke skuat Merah Putih.
Desakan ini kemudian sempat dikomentari asisten pelatih Riedl saat itu, Wolfgang Pikal. Pikal kala itu mempertanyakan keabsahan atau keaslian paspor Indonesia milik Fettouhi.
Dari data yang sempat diunggah laman Transfermarkt, Fettouhi diketahui memiliki paspor Indonesia dan juga Maroko.
Bahkan salah satu situs pemberitaan Maroko, lionsdeatlas.ma menyebut bahwa Fettouhi bisa saja membela timnas Indonesia.
Menurut situs Maroko tersebut, Fettouhi belum memutuskan untuk memilih kewarganegaraan Indonesia untuk karier internasionalnnya.
Yang menarik, Fettouhi tidak pernah membela klub di Liga Indonesia. Lantas dari mana paspor Indonesia yang dimiliki Fettouhi?
Mengutip dari berbagai sumber, paspor Indonesia didapat Fettouhi didapat pada 2013 saat timnas Maroko tampil di ajang Islamic Solidarity Games di Palembang.
Baca Juga: Timnas Indonesia Ingin Seperti Maroko, Jokowi Bisa Mencontoh Cara Raja Mohammed VI
Konon katanya, salah seorang pejabat Indonesia kemudian memproses paspor Indonesia untuk Fettouhi karena ia dianggap bermain impresif di ajang tersebut. Namun faktanya, Fettouhi tak masuk dalam 25 pemain Maroko yang ada di Palembang.
Kasus paspor Indonesia milik Fettouhi ini pun terus bergulir bak bola salju. Klub asal Qatar Al Kharaitiyat yang awalnya rekrut Fettouhi akhirnya mendepak pemain Maroko tersebut.
"Al Kharaitiyat sepakat untuk mengontrak secara resmi Erik Paartalu untuk menggantikan pemain Maroko-Indonesia, Driss Fettouhi, yang tidak bisa melengkapi dokumen pendukung kewarganegaraannya," tulis pernyataan resmi klub.
Nah bagaimana kabar Fettouhi saat ini setelah kasus tersebut?
Karier pemain yang berposisi gelandang itu kemudian berlanjut di klub UEA, Dibba Al-Fujairah. Pada 2020, ia bahkan direkrut oleh salah satu klub terbesar Arab Saudi, Al Ahli.
Di Al Ahli, Fettouhi mencatat 20 pertandingan dan mencetak 2 gol. Pada musim ini, Fettouhi bermain untuk klub Qatar, Al-Markhiya.
Yang menarik pada 2021, Fettouhi sempat dipanggil ke timnas Maroko dan bermain sebanyak tiga pertandingan.
Di akun Instagram miliknya, Fettouhi pun masih cukup aktif. Saat Maroko lolos ke babak semifinal Piala Dunia 2022, Fettouhi sangat gembira.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Ingin Seperti Maroko, Jokowi Bisa Mencontoh Cara Raja Mohammed VI
-
Apa Kabar Eks Persib Asal Maroko yang Jago Tari Jaipong, Redouane Barkaoui?
-
Heboh! Video dari Seseorang yang Mengaku Time Traveller: Maroko Akan Juara Piala Dunia 2022 Kalahkan Prancis
-
Cristiano Ronaldo Lewat, Lompatan Pemain Maroko saat Bobol Gawang Portugal Setinggi 2,7 Meter
-
Kisah Pemain Timnas Maroko Achraf Hakimi yang Besar dari Keluarga Kurang Mampu
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana