Penjualan tiket Piala Dunia 2022 secara ilegal menjadi pusat perhatian publik Maroko beberapa waktu ke belakang.
Sebelumnya, suporter lokal Maroko dibuat geram lantaran tiket gratis yang seharusnya mereka dapat untuk menonton langsung babak semifinal Piala Dunia 2022 tiba-tiba hilang.
Melansir dari laporan moroccoworldnews.com, tiket pertandingan Piala Dunia 2022 ternyata diduga dijual oleh seorang politisi bernama Mohammed El-Haidawi.
Ia adalah seorang politisi dari partai politik yang berkuasa di Maroko, National Rally of Independents (RNI).
Menurut pihak RNI, politisinya itu memang diduga terlibat dalam penjualan tiket Piala Dunia 2022 secara ilegal.
"El-Haidawi menghadapi tuntutan sanksi disipliner setelah munculnya bukti yang tunjukkan bahwa politisi tersebut memanfaatkan kekurangan tiket pertandingan Maroko untuk keuntungan pribadi,"
Pihak RNI dengan tegas mengatakan bahwa tindakan dari El-Haidawi merusaka citra nasional tim nasional Maroko.
Selanjutnya, pihak RNI putuskan melaporkan El-Haidawi ke Komite Displin dan Arbitrase Regional untuk penyelidikan lebih lanjut.
Selain dikenal sebagai salah satu politisi senior di Maroko, El-Haidawi juga merupakan presiden Olympic Club Safi, salah satu klub lokal di Maroko.
Baca Juga: Pelatih Maroko Akui Mewasapdai Luka Modric Dalam Perebutan Juara Ketiga Piala Dunia 2022
Sementara itu, El-Haidawi mengakui tindakannya tersebut. Namun ia membantah melakukan praktek penjualan tiket secara ilegal.
El-Haidawi mengatakan bahwa ada pihak yang ingin menjatuhkan citra politiknya. Namun, rekaman yang tersebar di sosial media memperdengarkan bahwa El-Haidawi menawarkan tiket pertandingan Maroko kepada sejumlah orang dengan harga 6000 dirham Maroko per tiket.
Berita Terkait
-
Hewan-hewan Ramalkan Argentina Jadi Juara Piala Dunia 2022, Kode Alam ?
-
Sosok Sergio Busquets, Generasi Emas Sepak Bola Spanyol Mendadak Pensiun
-
Kroasia vs. Maroko Adu Gengsi Posisi ketiga, Kuda Hitam Mana yang Terkuat?
-
Perebutan Golden Boot Sementara Piala Dunia Qatar 2022, Messi Memimpin!
-
Diduga Menyerang Pemain Timnas Prancis Jelang Final Piala Dunia, Apa Itu Flu Unta?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian