Ahli medis di Argentina memberi peringatan bahwa final Piala Dunia 2022 bisa memicu serangan jantung yang mematikan.
"Pertandingan final antara Argentina dan Prancis akan disaksikan oleh orang-orang dengan sepenuh hati, penuh dengan emosi. Dan kita harus bisa mengontrol emosi tersebut, jangan terlalu negatif, seperti kecemasan, kesedihan dan amarah," jelas ahli jantung dari Argentine Society of Cardiology, Mario Boskis seperti dilansir dari Infobae
Menurut Boskis, yang terpenting dan harus diketahui warga Argentina ialah Lionel Messi cs sudah mencapai final dan harus bisa menikmati itu dulu.
"Kita harus fokus pada pikiran positif. Kami telah mencapai final dan kami harus menikmati pencapaian itu dulu," lanjutnya.
Dijelaskan oleh Boskis, bahwa pertandingan final Piala Dunia normal akan membuat detak jantung suporter meningkat lebih dari biasanya.
Dari ilmu medis kata Boskis, saat jantung berdetak kencang, akan muncul stimulasi dari tubuh untuk melepas hormon katekolamin.
"Itu dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung yang dapat mencapai 120 atau 130. Salah satu pasien pernah telepon saya di tengah pertandingan melawan Belanda, detak jantungnya berdegub dengan kencang," jelasnya.
"Itu sebabnya jika kita memiliki masalah jantung, kita harus berbicara dengan dokter dan memperkuat pengobatan. Anda juga harus berhati-hati dengan pola makan dan tentu saja hati-hati dengan alkohol," ungkap Boskis.
Dipaparkan oleh Boskis, ada bukti ilmiah bahwa pertandingan sepak bola dapat meningkatkan stress dan hal itu bisa memicu potensi serangan jantung.
Baca Juga: Final Piala Dunia 2022 Buat Orang Argentina Lupakan Sesaat Kenaikan Harga Sembako
"Ada bukti ilmiah yang mengatakan bahwa stres dapat ditimbulkan dalam sepak bola, itu akan menjadi potensi masalah jantung,"
Di jurnal medis The New England Journal of Medicine yang diterbitkan pasca Piala Dunia 2006, disebutkan bahwa serangan jantung meningkat hingga 2,5 kali lipat pada hari-hari pertandingan di kompetisi lokal.
"Emosi akan terus meningkat, terutama ketika hasilnya tidak bagus, tidak sesuai dengan ketidaksesuaian antara harapan penggemar sepak bola dan itu pasti menimbulkan stres," ucapnya.
"Tubuh akan melepaskan hormon yang dapat meningkatkan tekanan darah, meningkatkan detak jantung, secara selektif mengalihkan darah ke otot-otot kaki, meningkatkan deru nafas, pupil mata terus melebar,"
Berita Terkait
-
Cerita Guru SD Julian Alvarez, Bintang Baru Argentina di Piala Dunia 2022
-
Kutukan Golden Ball Piala Dunia Hantui Messi dan Mbappe, Sejarah Membuktikan!
-
Jelang Final Piala Dunia 2022, Argentina vs Prancis, Ridwan Kamil Jagokan Tim Ini Juara Lewat Adu Penalti
-
Niat Begadang Nonton Final Piala Dunia 2022 Tapi Besok Kerja? Ini TIps Agar Gak Ngantuk Seharian
-
Argentina vs Prancis: Les Bleus Siap Berjudi Mainkan Marcus Thuram, Cadangkan Olivier Giroud
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bapak-Bapak Wajib Tahu! 7 Daftar Sepeda Budget Pelajar Kualitas Juara untuk Olahraga Pagi
-
5 Sepatu Lari Lokal yang Paling Sering Muncul di FYP TikTok Mei 2026, Nomor 3 Paling Viral
-
7 Rekomendasi Sepatu Lokal 2026 yang Kualitasnya Geser Brand Luar Negeri
-
Adera Immunity Tour Terus Perkuat Sinergi dengan Pemkot Solo
-
ASN Kemenkumham Sumsel Meninggal Mendadak di Kos Palembang, Sempat Minta Diantar Pulang
-
6 Fakta Wacana Pajak Kendaraan Dihapus di Jabar: Ganti Sistem Jalan Berbayar ala Dedi Mulyadi
-
Gaya Hidup Aktif Jadi Makin Stylish, Ini Cara Baru Olahraga yang Sekaligus Fashionable
-
Sneakers Running Retro: 5 Brand Lokal yang Bangkitkan Gaya 90-an di Tahun 2026
-
Ngapel Berujung Sel! Pemuda Lebak Banten Diciduk Polisi Usai Kepergok Kakak Pacar
-
Kisah Nenek Ikah di Sukabumi, Selamat dari Dentuman Mencekam Saat Hendak Salat Magrib