Kepala eksekutif Liverpool, Billy Hogan telah meminta maaf kepada penggemar Manchester City yang harus mengalami luka pada pertandingan Piala Carabao minggu lalu.
Gadis berusia 15 tahun tersebut mendapatkan luka di kepala setelah terkena lemparan koin dari arah tribun suporter Liverpool yang turut hadir pada laga tandang di Etihad Stadium.
Hogan menelepon keluarga gadis tersebut untuk meminta maaf dan berjanji akan mencari oknum suporter yang melakukannya untuk diproses secara hukum.
"Kami mendapat telepon langsung dari Liverpool (Billy Hogan) yang meminta maaf tanpa syarat atas nama klub," ujar Ayah gadis tersebut, dikutip dari The Sun, Kamis (29/12/2022).
Lebih lanjut, sang Ayah mengatakan, Liverpool berkomitmen untuk menyingkirkan suporter yang melakukan tindak kekerasan dari sepak bola.
"Dia hanya gadis berusia 15 tahun yang ingin menikmati tim favoritnya bersama seluruh keluargan dan sekarang harus terluka seumur hidup," terang sang Ayah.
Polisi Greater Manchester mengatakan, pada pertandingan Liverpool vs Manchester City sejumlah benda, termasuk koin dan bom asap dilemparkan oleh suporter ke dalam lapangan.
Sementara ada juga klaim bahwa penggemar Liverpool yang cacat menjadi sasaran pelecehan rasis dari penggemar Manchester City.
"Insiden ini akan diselidiki sepenuhnya, dilaporkan ke polisi dan individu yang terbukti bertanggung jawab akan dikenakan proses sanksi dari klub masing-masing," tegas Kepolisian setempat.
Baca Juga: Daftar 35 Bukti Jadi 'Senjata Pamungkas' Demi Ringankan Hukuman Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Tanjung Verde vs Arab Saudi, Laga Panas Demi Tiket 32 Besar
-
Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur
-
Melawan AI, Naoki Urasawa Rilis Manga Baru Bertema Eksistensi Manusia!
-
Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?
-
Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit
-
Pasokan HGBT Menipis, Apa Aksi Bahlil?
-
Mekanisme Keberatan Jadi Instrumen Perlindungan Dalam Sengketa Merek dan Hak Cipta
-
Dituding Acuh saat Thariq Halilintar Buka Kado, Aaliyah Massaid Beri Klarifikasi Menohok
-
Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI
-
7 Bank RI Telah Tutup Sepanjang 2026, Apa Masalahnya?